oleh

Selamatkan Bahasa Madura Melalui Keberpihakan Anggaran

PortalMadura.Com, Sumenep – Bahasa Madura diprediksi akan punah di tahun 2024, bila pelajaran bahasa Madura tidak menjadi prioritas di masing-masing lembaga pendidikan di Madura.

Selama ini, identitas budaya Madura ini dibiarkan apa adanya, tanpa ada perencanaan yang serius dari pemerintah, terutama Dinas Pendidikan (Disdik). Hal ini ditegaskan, Abrari, Wakil Ketua Komisi D DPRD Sumenep, Sabtu (15/11/2014).

Politisi PDI Perjuangan ini mendesak Disdik untuk melakukan keberpihakan anggaran dan perhatian kepada bahasa Madura. Misalnya, memberikan anggaran khusus di APBD untuk menambah pelajaran bahasa Madura di sekolah.

“Kalau hanya dibiarkan ke masing-masing sekolah, tanpa ada tekanan dari Disdik melalui aturan yang resmi, keberadaan bahasa Madura benar-benar akan musnah. Hasil survei, tahun 2024 bahasa Madura akan musnah,” katanya.

Bahasa Madura bagi masyarakat Madura ini menjadi pemersatu, namun jika tidak dilestarikan maka selain identitas tersebut hilang, juga akan menghilangkan rasa nasionalisme bagi masyarakat Madura.

“Pemerintah harus bertanggungjawab atas upaya pelestarian bahasa Madura ini. Karena, kalau tidak pemerintah melalui aturan formal, siapa lagi,” tandasnya.

Sebagai anggota legislatif, pihaknya mendukung jika Disdik akan membuat kebijakan baru yang sifatnya pelestarian terhadap bahasa Madura ini.(arif/htn)

Komentar