Sumenep, PortalMadura.com – Kepolisian Resor (Polres) Sumenep menggelar Sidang Terbuka Menuju Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap II dalam rangka Penerimaan Terpadu Taruna/Taruni Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Ruang Video Conference (Vidcon) Mapolres Sumenep pada Kamis (4/6/2026) malam.
Proses seleksi ketat ini dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polres Sumenep, Kompol Widiarti S., S.H. Acara tersebut juga dihadiri oleh jajaran panitia penerimaan serta unsur pengawas internal guna memastikan transparansi jalannya rekrutmen.
Sidang terbuka ini menjadi salah satu fase krusial dalam menyaring calon korps Bhayangkara yang berkualitas. Melalui mekanisme ini, panitia menjamin seluruh tahapan seleksi berjalan secara objektif, akuntabel, dan bebas dari praktik kecurangan.
Kompol Widiarti menjelaskan bahwa para peserta yang berhasil melewati penilaian di tingkat kepolisian resor ini tidak bisa langsung bersantai. Mereka harus mempersiapkan fisik dan mental untuk menghadapi tantangan berikutnya di tingkat regional.
“Peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan pada sidang ini berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya, yakni Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap II yang akan dilaksanakan di tingkat Panitia Daerah (Panda) Jawa Timur,” ujar Kompol Widiarti seperti dilansir dari portalmadura.com.
Berdasarkan data resmi hasil sidang kelulusan, sebanyak 11 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk melaju ke babak berikutnya. Rincian peserta yang lolos terdiri dari sembilan orang dari jalur Bintara PTU/SPKT, satu orang dari jalur Bintara Bakomsus Intelijen, dan satu orang dari jalur Tamtama Brimob.
Demi menjaga integritas dan kepercayaan publik, Polres Sumenep melibatkan tim pengawas internal secara melekat. Pengawasan ketat ini melibatkan personel dari Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam), Seksi Pengawasan (Siwas), serta tim medis dari Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes).
Kehadiran para pengawas ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam menerapkan prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis di setiap tahapan rekrutmen anggota baru.
Secara keseluruhan, jalannya sidang terbuka dari awal hingga akhir berlangsung dengan aman, tertib, dan tanpa kendala teknis. Pihak Polres Sumenep pun memberikan wejangan khusus kepada para calon siswa yang terpilih agar tidak cepat berpuas diri.
“Kami berharap para peserta yang berhasil lolos dapat mempersiapkan diri secara maksimal menghadapi tahapan selanjutnya, sekaligus tetap menjaga semangat, disiplin, dan integritas dalam mengikuti seluruh proses seleksi,” pungkas Kompol Widiarti.





