Harga Sembako di Madura Hari Ini 14 Juli 2026: Minyak Goreng Premium dan Cabai Rawit Merangkak Naik!

Avatar of PortalMadura.com
Harga Sembako 11 Juli 2026: Cabai Rawit dan Telur Ayam Jadi Perhatian Utama!
Harga Sembako 11 Juli 2026: Cabai Rawit dan Telur Ayam Jadi Perhatian Utama!

portalmadura.com – Pergerakan harga kebutuhan pokok di wilayah Madura dan Jawa Timur (Jatim) terpantau fluktuatif pada Selasa (14/7/2026). Sejumlah komoditas pangan utama seperti cabai rawit merah dan minyak goreng subsidi (Minyakita) mengalami lonjakan. Sebaliknya, kabar baik bagi konsumen karena harga daging ayam justru mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Berdasarkan data terbaru per hari ini, harga cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas yang mengalami lonjakan tertinggi di sektor hortikultura. Harga cabai rawit naik sebesar Rp961 (2,30 persen) dari hari sebelumnya, sehingga kini menyentuh angka Rp42.784 per kilogram. Tren kenaikan juga diikuti oleh komoditas ikan asin teri yang melesat hingga Rp1.871 (2,40 persen) menjadi Rp79.960 per kilogram.


Minyakita dan Beras Merangkak Naik, Daging Ayam Turun Harga

Pergeseran harga juga terjadi di sektor minyak goreng dan bahan pokok utama. Minyakita mengalami kenaikan harga sebesar Rp163 per liter, membuat minyak goreng subsidi ini dibanderol seharga Rp16.339 per liter. Minyak goreng kemasan premium pun ikut terkerek naik Rp284 menjadi Rp22.057 per liter. Namun, situasi berbeda terlihat pada minyak goreng kemasan sederhana yang justru turun Rp244 menjadi Rp18.421 per liter, sementara minyak goreng curah stabil di angka Rp20.359 per kilogram.

Untuk sektor pangan pokok, harga beras premium tercatat merangkak naik tipis Rp58 menjadi Rp15.019 per kilogram, dan beras medium naik Rp48 menjadi Rp13.028 per kilogram. Di sisi lain, harga gula kristal putih mengalami penurunan tipis dan kini dijual seharga Rp17.194 per kilogram.

Kabar Baik untuk Konsumen: Berbeda dengan cabai dan beras yang meroket, kelompok daging justru mengalami koreksi harga ke arah yang lebih murah di pasar-pasar tradisional Jawa Timur.

Daging ayam ras mencatatkan penurunan sebesar Rp719 (2,18 persen), sehingga harganya menjadi Rp32.245 per kilogram. Penurunan yang lebih tajam terjadi pada daging ayam kampung yang turun hingga Rp1.693 per ekor (2,42 persen) menjadi Rp68.254 per ekor. Sementara itu, komoditas daging sapi paha belakang relatif stabil dengan penurunan tipis di angka Rp125.551 per kilogram.


Kondisi Bumbu Dapur dan Sayuran di Pasar /Jatim

Di kelompok bumbu dapur dan sayur-mayur, pergerakan harga terpantau bervariasi. Cabai merah keriting naik tipis ke angka Rp31.985 per kilogram. Namun, cabai merah besar justru turun menjadi Rp30.818 per kilogram. Penurunan harga juga diikuti oleh bawang merah yang kini berada di posisi Rp34.458 per kilogram, serta bawang putih jenis Sinco/Honan yang melandai ke angka Rp34.645 per kilogram.

Untuk kelompok sayuran segar, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. Tomat merah naik menjadi Rp9.726 per kilogram, kol atau kubis terangkat ke Rp8.682 per kilogram, dan buncis naik menjadi Rp10.819 per kilogram. Sebaliknya, komoditas kentang dan wortel hanya mengalami koreksi turun yang relatif tipis.

Secara keseluruhan, fluktuasi harga pangan di Jawa Timur hari ini dinilai masih berada dalam batas yang relatif terkendali. Kenaikan pada beberapa sektor strategis seperti cabai rawit dan minyak goreng berhasil diimbangi dengan turunnya harga daging serta telur ayam kampung, sehingga daya beli masyarakat di pasar diharapkan tetap terjaga stabil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses