Sempat Hilang Kontak, 5 ABK KLM Kembang Kurma Selamat

Avatar of PortalMadura.com
Sempat Hilang Kontak, 5 ABK KLM Kembang Kurma Selamat
KLM Kembang Kurma tiba di Pelabuhan Boom Banyuwangi (Humas Polres Sumenep)

PortalMadura.Com, Sumenep – Kapal Layar Motor (KLM) Kembang Kurma yang bertolak dari Pelabuhan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura tujuan Pelabuhan Boom Banyuwangi, Jawa Timur, sempat hilang kontak.

Selasa, (19/7/2022) 5 anak buah kapal (ABK) dilaporkan selamat. “Semua selamat. Tidak ada korban jiwa dan kerugian materi,” terang Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S.

Ia menjelaskan, KLM Kembang Kurma yang dinahkodai Abd. Karim berangkat dari Sapeken pada Sabtu (16/7) pukul 21.00 WIB. Seharusnya tiba di Pelabuhan Boom Banyuwangi pada Minggu (17/7) pukul 17.00 WIB.

“Estimasi perjalanan 20 jam. Namun hingga 35 jam tidak diketahui kabar dan keberadaannya,” katanya.

Ternyata, kata dia, KLM Kembang Kurma yang berkapasitas 20 gross tonnage itu mengalami mesin induk mati setelah menempuh perjalanan laut 3 jam. Posisinya sekitar perairan Bali.

Nahkoda memutuskan tetap melanjutkan perjalanan dengan memakai mesin bantu. Berselang 5 jam perjalanan, mesin bantu juga mati pada pukul 11.00 WIB, Minggu (17/7).

Baca Juga:  Bulan Muharam, Prasasti Berisi Wasiat Panembahan Sumolo Dikembalikan ke Tempat Semula

“Lalu melanjutkan menggunakan layar mengikuti arah angin menuju ke arah barat, perairan Banyuwangi,” terangnya.

Memasuki perairan Banyuwangi, kru baru bisa melakukan komunikasi dengan saudaranya di Banyuwangi dan meminta bantuan.

“Akhirnya, KLM Anugerah 699 berangkat mencari keberadaan KLM Kembang Kurma,” katanya.

Pada Senin (18/7) pukul 18.00 WIB, KLM Kembang Kurma ditemukan dan ditarik oleh KLM Anugerah 699. “Berhasil sandar di Pelabuhan Boom Banyuwangi pukul 23.45 WIB,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.