Seniman Sampang Pameran Seni Rupa Gunakan Prokes

Avatar of PortalMadura.com
Seniman Sampang Pameran Seni Rupa Gunakan Prokes
Pameran seni rupa (Foto : Rafi @PortalMadura.Com)

PortalMadura.Com, – Komunitas Perupa Sampang (KPS), Madura, Jawa Timur, menggelar pameran rupa dengan memperhatikan () demi mendukung pemerintah dalam upaya meningkatkan pencegahan kasus virus corona ().

Kegiatan pameran dilaksanakan dengan konsep kekeluargaan tanpa mengundang unsur manapun. Namun, cukup menghadirkan anggota KPS pada acara pembukaan.

Pameran kali ini, mengangkat tema “Detik-Detik Cinta Bani Alwan” merupakan perjalanan satu kelurga dari Ketua KPS, Chairil Alwan bersama istri dan tiga anak yang menjadi pelaku seni rupa atau pelukis di daerah Sampang.

Ketua KPS, Chairil Alwan menyampaikan, tema pameran seni rupa memberikan pesan khusus kepada masyarakat bahwa Bani Alwan terwujud bukan sebatas keinginan sesaat.

“Pameran yang kami laksanakan melalui sebuah proses panjang yang diawali pada momen pernikahan sejak tanggal 10 November 2000,” terangnya, Selasa (24/11/2020).

Guru seni rupa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sampang itu, mengaku jika Bani Alwan eksis mengadakan kegiatan pameran seni rupa keluarga setiap 10 November sampai selesai.

Menurut Alwan, Detik-Detik Cinta sebagai simbol lahirnya Bani Alwan guna menunjukkan karya seni rupa serta mempertahankan budaya pada bidang kesenian di wilayah Sampang.

“Bani alwan terus berkarya dan berpameran, serta menjadi ajang silaturahmi bagi semua keturunan adalah sebuah mimpi yang harus terwujud,” ungkapnya.

Tempat pameran lanjut Alwan, dikemas dengan memanfaatkan dua ruang, yaitu, ruang terbuka dan galery seni ‘Mbah Kung’.

Ruang terbuka, pihaknya berpameran di sebuah hutan selama beberapa menit sebagai objek saling bersikap bijak menjaga keindahan alam, serta membuat video clip untuk pameran melalui virtual.

Bagi pengunjung pameran seni rupa di galery Mbah Kung, pihaknya meminta supaya mematuhi himbauan pemerintah dengan menggunakan masker, menjaga jarak sosial dan cuci tangan sebagai antisipasi mencegah penyebaran virus corona.

“Berhubung masih masa Covid-19, kami membuat dua konsep, yakni video pendek untuk tayangan virtual. Sedangkan pameran di galery seni dapat dilihat langsung dengan memperhatikan protokol kesehatan,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.