oleh

Seribu Hektar Lahan Pertanian Tak Teraliri Air

PortalMadura.Com, Pamekasan – Musim kemarau yang terjadi tahun 2015 membuat petani di Pamekasan, Madura, Jawa Timur was-was. Pasalnya, lahan pertanian yang sudah tidak teraliri air seluas sekitar seribu hektar.

Operator Dam air Desa Samiran Kecamatan Proppo, Musyaffak menjelaskan, dam terbesar itu pada musim penghujan bisa mengairi lahan seluas 2.426 hektar, sementara pada musim kemarau ini hanya bisa menjangkau lahan seluas 1.600 hektar.

“Yang jelas ada penyusutan, sesuai dengan kondisi air yang ada di lapangan. Yakni hanya 700 liter perdetik,” ungkapnya, Sabtu (15/8/2015).

Dirinya masih belum menghitung lahan pada wilayah pantura Pamekasan yang tidak teraliri air, mengingat Dam Samiran hanya bisa menjangkau lahan pertanian pada wilayah selatan. Lahan warga yang kini tidak terjangkau air adalah Pademawu Timur dan lahan pertanian di sekitar pantai Jumiang.

“Itu terjadi sejak awal bulan Agustus ini, kalau sebelum itu masih bisa menjangkau hilir,” demikian kata Musyaffak. (Marzukiy/choir)


Komentar