Si Kecil Kecanduan Main Game? Ini 5 Cara Atasinya

  • Bagikan
anak kecanduan game
ilustrasi

PortalMadura.Com – Saat ini sudah banyak anak-anak yang usinya baru menginjak dua tahun sudah pandai bermain video game. Di balik kepraktisan memberi mainan ini pada si kecil, ternyata juga menyimpan beberapa efek buruk. Bahkan, seakan-akan mereka dicekoki dengan aneka permainan ini sampai pada tingkat kecanduan.

Sehingga, hal ini menyebabkan mereka hanya ingin bermain game dan tidak ingin melakukan aktivitas lain. Hal ini tentu berpengaruh buruk bagi edukasi mereka. Bagi kesehatan matanya pun bisa berpengaruh, karena sering menatap layar televisi untuk bermain video game.

Nah, bila Anda memiliki anak yang sudah kecanduan video game dan bingung bagaimana menyembuhkannya, berikut lima cara menghentikan kecanduan si kecil dari permainan ini:

Sadari bila Anak Kecanduan
Anda perlu untuk mengawasi aktivitas anak dalam bermain. Apakah si anak terlalu attach dengan salah satu permainan, seperti video game.

Cara mudah mengetahui bahwa anak kecanduan suatu permainan adalah anak memainkannya setiap hari selama berjam-jam tanpa bosan dan marah bila diminta untuk berhenti.

Buat Rencana
Setelah mengetahui bahwa anak kecanduan bermain video game, maka Anda dan pasangan bisa menyusun rencana bagaimana cara untuk pelan-pelan menghentikan kecanduan si anak.
Melarangnya secara keras dan mendadak atau menyita video gamenya hanya akan membuat anak marah dan malah menjadi rewel serta hal ini tidak menyelesaikan masalah.

Ajak Bermain Bersama
Ada beberapa orang tua mengakui bahwa anak-anaknya kecanduan video game karena mereka tidak memiliki waktu untuk menemani si kecil bermain.

Luangkan waktu Anda untuk mengajak anak bermain permainan lain seperti blocks (lego), bersepeda bersama, bermain bola atau ajak jalan-jalan agar dia tidak melulu bermain di dalam rumah.

Beri Mainan Lain
Anak-anak seharusnya diberikan berbagai mainan yang bisa mengasah otak kreatif mereka. Anda bisa mencoba dengan memberi mereka mainan berupa kardus, gunting, pensil serta lem dan minta mereka untuk membuat sesuatu.

Bila Anda mampu, Anda bisa membelikan mereka mainan edukatif yang bisa membuat mereka asyik bermain sekaligus belajar.

Cegah untuk Kembali Kecanduan
Anak Anda sudah asyik dengan mainan-mainan lain selain video game? jangan lengah. Pastikan si anak tidak lagi attach dengan video gamenya. Batasi waktu bermain game mereka dan beritahu mereka efek buruk video game bagi kesehatan mata.

Selain itu, Anda juga harus selalu memberi anak kebebasan untuk bermain permainan lain selama tidak membahayakan, agar dia tidak kembali kecanduan.

Sebenarnya, anak-anak butuh bimbingan orang tuanya untuk mengarahkan mereka dalam berbagai hal termasuk bermain. Mampu memberikan mainan bukan berarti kewajiban orang tua untuk menemani anak menjadi hilang. Justru selalu kontrol dan awasi kegiatan bermain mereka agar tidak kecanduan dan berakibat buruk. (vemale.com/Salimah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.