oleh

Sidak, Petugas Temukan Marica Palsu di Pasar Tradisional

PortalMadura.Com, Pamekasan – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menemukan Marica yang diduga palsu setelah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di pasar 17 Agustus, Jalan Pintu Gerbang, Rabu (22/7/2015).

Kepala Disperindag Pamekasan, Bambang Edy Suprapto mengatakan, sidak itu dilakukan setelah mendapat laporan dari masyarakat jika beredar Marica palsu. Alhasil, pihaknya dapat membuktikan dugaan itu setelah melakukan sidak ke sejumlah pasar.

“Sebetulnya bukan Palsu, tapi hanya bercampur tepung. Makanya, setelah dibasuh pakai air jadi hancur seperti tepung,” katanya usai Sidak, Rabu (22/7/2015).

Dikatakan, pihaknya langsung membawa sampel Marica tersebut ke Kantor Disperindag guna memastikan kualitas marica yang sebenarnya. Apakah memang palsu atau hanya ada campuran bahan lain.

“Kami bawa dulu ke kantor, tapi kami mengharap agar masyarakat berhati-hati apabila ingin membeli atau mengkonsumsi Marica, khawatir seperti ini,” pintanya.

Sebelumnya, Tunariyah (40) warga Jalan Dirgahayu Gg V, RT 05/RW 05, Kelurahan Bugih, Pamekasan, Madura, Jawa Timur menemukan marica palsu, Selasa (21/7/2015).

Tunariyah menuturkan, marica itu diketahui palsu setelah dirinya hendak memasak bumbu untuk menu makanan di rumahnya. Namun, marica yang dibeli dari pasar Citra Logam Mulia (CLM) itu hancur seperti tepung.

Setelah melihat keanehan pada marica tersebut, dirinya langsung mengangkat Marica yang sedang direndam di dalam air tersebut, kemudian ditaruk pada piring. Akan tetapi, Marica yang diduga palsu itu terus mencari.

“Pedagang yang menjual Marica yang diduga palsu itu dari Kangenan, tapi dia mengaku tidak tahu kalau Marica yang dijualnya palsu. Dia membeli di Surabayaya katanya, kemudian dijual disini,” demikian kata Bambang. (Marzuki/har)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.