oleh

Siswa Kepulauan Dicekoki Pelajaran Membatik Sejak Baru Masuk Sekolah

PortalMadura.Com, Sumenep – Sejumlah siswa di SMPN 1 Arjasa, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep, Madura, Jawa Timur diajari membatik sejak baru masuk sekolah.

Hasilnya, banyak siswa di SMPN I Arjasa itu, sudah bisa membatik dengan baik dan benar.

“Di sekolah memang ada pelajaran membatik, dan pelajaran itu ditanamkan pada siswa, mulai sejak baru masuk sekolah,” kata Anisa Nurul Fahmi, siswa kelas IX SMPN I Arjasa, Senin (27/4/2015).

Menurutnya, pelajaran membatik diberikan pada semua siswa di semua kelas, sehingga pelajaran membatik sudah menjadi tradisi di SMPN I Arjasa.

Mereka sudah banyak yang pandai membatik, serta pandai membuat corak batik sendiri.

Materi pelajaran membatik yang diberikan guru pembimbing pada siswa, juga dijadikan materi ujian praktek membatik.

Batik tulis karya cipta siswa SMP tersebut, sudah banyak yang dipamerkan dievent tingkat kabupaten dan menjadi andalan siswa SMPN I Arjasa. Semisal, motif batik ayam bekisar, sebagai ikon Pulau Kangean.

Sementara karya batik siswa kepulauan, tidak hanya dituangkan pada kain untuk baju atau sarung. Imajinasi para siswa, juga digoreskan pada sapu tangan, yang banyak digemari kalangan pemuda.

“Kami tidak hanya membatik pada kain baju dan sarung, tapi kami juga menuangkan batik tulis pada sapu tangan, dan Alhamdulillah banyak penggemarnya,” beber Wira Santika, yang juga siswi SMPN I Arjasa.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep A. Shadik menyatakan, kesenian membatik memang sudah masuk mulok (muatan lokal)  sejak lama. Mulok tersebut sudah menjadi ciri khas masing-masing daerah, dimana lembaga tersebut berada.

”Kami senang bila generasi muda sudah banyak yang pandai membatik, sehingga para siswa nantinya bisa mencari penghasilan dari karya-karyanya,” pungkasnya.(udin/choir)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.