oleh

Siswa MAN 2 Pamekasan Segel Ruang Kasek

PAMEKASAN (PortalMadura) – Karena masih belum ada kejelasan terkait dengan pergantian kepala sekolah Madrasah Aliyah Negeri II Pamekasan, Madura, Jawa Timur, para siswa sekolah tersebut terpaksa menyegel ruang kepala sekolahnya, Selasa (04/03/2014).

Aksi protes terhadap kepala sekolah itu bukanlah yang pertama kali dilakukan, tetapi sebelumnya para siswa juga menggelar aksi mogok belajar karena tidak suka terhadap sikap dan sifat kepala sekolahnya.

Salah seorang siswa Fadiansyah Alifurrahman (14) mengatakan, pihaknya menginginkan kepala sekolahnya segera diganti agar program kegiatan belajar mengajar bisa lebih kondusif. Karena ia mengaku sudah tidak sabar menunggu kepastian dari Kanwil Kemenag yang berjanji akan segera mengganti.

iklan hari santri

“Kita ingin segera ada pergantian kepala sekolahnya dengan cepat karena keberadaannya hanya meresahkan dan tidak disenangi oleh siswa yang ada di sini,” katanya.

Menurut Fadiansyah, pihaknya terpaksa menyegel ruang kepala sekolahnya agar yang bersangkutan tidak ngantor dan segera diganti dengan yang lain.

“Anak-anak pokoknya tidak suka dia (kepsek) berada disini. Selain memang tidak tegas orangnya, sering mengatakan hal-hal yang tidak senonoh kala mengajar,” jelasnya.

Sementara, Kepala Kemenag Pamekasan Muarif Tanthowi masih belum bisa dikonfirmasi terkait dengan perkembangan itu. Tetapi sebelumnya pernah bilang, terkait dengan pergantian kepala sekolah di MAN II itu masih diusulkan kepada pihak Kanwil Kemenag Jawa Timur.(reiza/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.