SKK Migas-KKKS Jabanusa Tanam Pohon Produktif di 5 Ponpes

Avatar of PortalMadura.com
SKK Migas-KKKS Jabanusa Tanam Pohon Produktif di 5 Ponpes
Penanaman pohon produktif

Portal Madura.Com, Sampang – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) bersama Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), melakukan penanaman bibit pohon produktif secara serentak, Kamis (24/11/2022).

Program itu, ada yang dilakukan di 5 pondok pesantren (Ponpes) wilayah Kabupaten Sampang. Penanaman perdana bertempat di Pondok Pesantren Assirojiyyah, Jalan Pemuda, Kelurahan Rong Tengah, Kecamatan Kota Sampang.

Perwakilan SKK Migas-KKKS Jabanusa, Yustian Hakiki menyampaikan, program penanaman pohon bibit produktif yang diselenggarakan secara serentak pada lokasi berbeda di Indonesia dipantau oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta pimpinan Migas melalui virtual.

“Ada lima penerima manfaat untuk pondok pesantren. Total tanaman produktif mencapai seribu bibit. Di antaranya, bibit unggul seperti mangga, kelengkeng matalada, kelengkeng diamond, alpukat, jambu merah, dan sirsak,” katanya.

Menurut Hakiki, gerakan penanaman pohon dilakukan SKK Migas-KKKS sebagai komitmen untuk menjaga lingkungan serta mengurangi polusi dan penyerapan karbon.

“Program penanaman pohon juga bagian upaya dalam meningkatkan ekonomi terhadap penerima manfaat. Sebab, tanaman yang dipilih adalah pohon produktif dengan jenis tanaman sesuai permintaan para penerima manfaat,” ujarnya.

Pihaknya mengakui, bahwa SKK Migas mendorong peningkatan mutu penanaman pohon di wilayah kerja hulu migas sebagai perimbangan peningkatan dalam rangka mendukung pencapaian produksi Migas 1 Juta BOPD dan 12 BSCFD pada tahun 2030.

Program penanaman pohon produktif dari SKK Migas terus berlanjut sampai lima bulan ke depan. Namun, tetap ada monitoring dan perawatan tanaman demi kelancaran program penanaman tersebut.

“Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah daerah, dinas lingkungan hidup, dinas pertanian, khususnya jajaran pengasuh pondok pesantren yang telah sudi menyediakan lahan untuk dijadikan tempat penanaman pohon produktif,” imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang, Faisol Ansori menilai jika lokasi pelaksanaan penanaman pohon di Ponpes Assirojiyyah sangat tepat. Lantaran, telah memiliki biogas berasal dari lumpur tinja para santri yang dibangun sejak 2005.

“Biogas yang dibangun tetap berfungsi maksimal sampai sekarang. Lokasinya, berada di belakang pondok pesantren,” katanya.

Pengasuh Ponpes Assirojiyyah Kajuk Sampang, KH. Athoullah Bushiri mengucapkan banyak terima kasih terhadap SKK Migas-KKKS yang telah memberikan bantuan pohon produktif dan dapat dimanfaatkan para santri untuk belajar berkebun maupun berentrepreneur.

Pohon produktif bibitnya didatangkan dari Kota Kediri, Jawa Timur. “Semoga seluruh pohon produktif dari SKK Migas-SKK Migas dapat memberikan manfaat kepada kami dan masyarakat yang ada di Kabupaten Sampang,” tuturnya.(*)

DAPATKAN UPDATE BERITA LAINNYA DI

google news icon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.