Smart City Belum Tuntas, Enam Kecamatan Tak Tersambung Fiber Optik

Avatar of PortalMadura.com
Smart City
Ilustrasi
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Pamekasan – Optimalisasi program Smart City di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, sampai sekarang belum tuntas. Buktinya, dari 13 kecamatan yang ada, baru tujuh kecamatan yang teraliri Fiber Optik (FO).

Tujuh kecamatan yang sudah teraliri FO adalah Kecamatan Pamekasan, Tlanakan, Pademawu, Propo, Galis, Larangan dan Kecamatan Kadur. Sementara enam kecamatan yang belum teraliri FO masing-masing Kecamatan Pakong, Palengaan, Pegantenan, Waru, Pasean dan Kecamatan Batumarmar.

“Untuk Kecamatan Kadur dan Larangan kami nambah saat ini, prosesnya ke kecamatan dulu, baru setelah itu ke desa,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pamekasan, Mohammad, Kamis (19/12/2019).

Ditambahkan Mohammad, adanya fiber optik yang tersambung ke desa dan kecamatan ini memudahkan pemerintah desa melihat program Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta mempermudah dalam berkoordinasi atas program yang akan dijalan, tidak harus berlangganan internet berbayar.

Baca Juga:  Porprov Jatim 2022, Sementara Sumenep Raih 16 Medali

“Mereka tidak lagi menggunakan internet berbayar atau berlangganan internet. Untuk FO ini hanya bisa digunakan oleh OPD dan tujuh kecamatan yang tadi. Tidak untuk umum,” jelasnya.

Pihaknya berencana untuk menambah kapasitas internet untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pastinya, tidak untuk masyarakat umum guna meminimalisir adanya gangguan atau trouble.

“Kapasitas yang kami gunakan sekarang adalah 700 mbps, masih kita evaluasi untuk menambah kapasitas. Sehingga setiap OPD nanti bisa memanfaatkan bandwitch kami,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.