Soal Penodaan Agama, Aksi 213 Akan Kepung Kota Sumenep

  • Bagikan
Aksi 213
Aksi 213

PortalMadura.Com, Sumenep – Massa aksi damai 213 yang merupakan buntut dari dugaan tindak pidana penodaan agama yang terjadi di wilayah hukum Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, akan mengepung kota, Selasa (21/3/2017).

Dijadwalkan, mereka akan datang dari berbagai pelosok desa dan akan melewati empat pintu masuk kota. Dan titik berkumpulnya, di depan Masjid Jamik Kota Sumenep atau jalan utama kota yakni Jalan Trunojoyo.

“Peserta aksi mencapai 1.500 orang,” dalam laporan pemberitahuan aksi damai 213, pada Polres Sumenep.

Aksi tersebut mengatasnamakan ‘Gerakan Umat Islam Sumenep dan Ormas‘ dengan sasaran aksi, Kantor DPRD Sumenep, di Jalan Trunojoyo, Kantor Bupati Sumenep Jalan dr Cipto dan Polres Sumenep, jalan.

Orator, antara lain, KH. Moh. Jurjis Muzammil, KH. Fahri Haq Suyuti, Ach. Farid, KH. Sofyan Absi, Zamrud Khan SH, K. Mohammad Rusli serta tokoh agama lainnya.

Materi pokok aksi tersebut yakni dengan adanya upaya kristenisasi yang dinilai telah menyakiti dan merugikan umat Islam, khususnya aqidah yang telah dinistakan.

Dengan mengusung fakta, penyebaran bingkisan salib pada peserta didik yang dikemas melalui kegiatan wawasan kebangsaan oleh DHC Badan Pembudayaan Kejuangan ’45 atas surat rekomendasi Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Kabupaten Sumenep, yang bekerjasama dengan Yayasan Sejehtera Bangsa Mulya.

Dalam surat pemberitahuannya, ditandatangani oleh Ketua K. Mohammad Rusli, Sekretaris SYD. Isa Abdillah Alaydrus dengan koorlap Ach. Farid Azzyadi, selaku Ketua GAKI Sumenep.(Hartono)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.