oleh

Sosialisasi Harga Garam Dinilai Nihil

PortalMadura.Com, Pamekasan – DPRD Pamekasan, Madura, Jawa Timur menilai sosialisasi harga oleh PT Garam masih nihil. Akibatnya, petani di tataran bawah mengeluhkan kondisi tersebut.

Anggota Komisi II DPRD Pamekasan, Samsuri menegaskan, seharusnya PT Garam bisa mensosialisasikan harga garam secara merata, supaya petani memiliki ancang-ancang dari hasil produksi garam yang dimilikinya.

“Keluhan petani sekarang adalah minimnya sosialisasi harga dari PT Garam. Sementara harga yang dipatok oleh pabrik sekarang Rp 550 perkilogram,” ungkapnya, Rabu (10/6/2015).

Dengan harga itu, petani mengaku rugi lantaran tidak sesuai dengan biaya produksi yang dikeluarkan selama masa tanam. Oleh karena itu, diharapkan PT Garam bisa mendengar keluhan petani dengan cara menaikkan harga Rp 550 perkilogram tersebut.

“Kami berharap, semoga pemerintah bisa mensubsidi harga garam. Sehingga bisa mencapai Rp 900 perkilogram. Apalagi, PT Garam memiliki penyanggah dana sebesar Rp 222 miliar dari pemerintah pusat. Sebab, PT Garam hanya mampu Rp 650 perkilogram,” tandasnya. (Marzukiy/har)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.