Sudah 3 Hari, Anak SD Terseret Arus Sungai Belum Ditemukan

Penulis: TaufikurrahmanEditor: Hartono
Sudah 3 Hari Anak SD Terseret Arus Sungai Belum Ditemukan
Proses pencarian bocah hilang terseret arus sungai (ist)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Anak sekolah dasar (SD) yang terseret arus sungai sejak Sabtu (19/3/2022) hingga hari ini, Senin (21/3/2022) belum ditemukan.

Korban, Fidya Talitatus Shofiyah (8), warga Desa Kebundadap Timur hanyut di sungai batas Desa Kebundadap Barat dengan Kebundadap Timur setelah hujan deras melanda daerah itu.

“Belum diketemukan,” terang Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S.

Proses pencarian korban melibatkan aparat kepolisian dan TNI serta Ditpol Airud Polda Jatim bersama Satpol Airud Polres Sumenep.

Selain itu, Tim Basarnas Sumenep dan BPBD serta pemerintah dua desa dibantu masyarakat.

Yang menjadi titik fokus pencarian, pertama membersihkan endapan atau tumpukan kayu, ranting, sampah, dedaunan dan rumput bercampur lumpur.

Baca Juga:  Apresiasi Rumah Restorative Justice Unija, Wabup Sarankan Kerjasama dengan Ponpes

Cara kedua, kata dia, menyisir aliran muara Sungai Saroka meluas sampai ke perairan laut Desa Padike-Talango dan perairan Laut Kalianget, Kecamatan Saronggi dengan menggunakan perahu dan dibantu kapal Polair.

“Sampai saat ini korban belum diketemukan dan proses pencarian terus berjalan,” katanya.

Sebelumnya, korban yang duduk di bangku sekolah kelas 2 SD itu, pulang dari tempat mengaji sekitar pukul 16.45 WIB, Sabtu (19/3/2022), bersama neneknya, Ibu Sana.

Jalan yang dilalui, terdapat luapan air yang mengalir cukup deras akibat hujan dengan intensitas tinggi di wilayah itu hingga tanggul tak mampu menampung air.

Diduga korban terjatuh, kemudian terseret arus ke sungai perbatasan desa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.