Suket KTP Capai 39 Ribu, Kuota Blangko Hanya 8 Ribu

Avatar of PortalMadura.com
Suket KTP Capai 39 Ribu, Kuota Blangko Hanya 8 Ribu
Petugas melayani masyarakat di ruang pelayanan (Foto: Rafi @portalmadura.com)

PortalMadura.Com, Sampang – Stok blangko e-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, tidak cukup untuk ditukar dengan jumlah Surat Keterangan (Suket) kependudukan yang telah terdata.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dispendukcapil Sampang, Edi Subinto menyampaikan, data suket pembuatan e-KTP sejak 2019 sampai Januari 2020 mencapai 39 ribu orang.

“Persediaan blangko e-KTP pada tahap pertama yang diberikan pemerintah pusat tahun 2020 baru 8 ribu keping,” terangnya, Selasa (4/2/2020).

Kuota blangko e-KTP disebar bagi 14 kecamatan se-Kabupaten Sampang sesuai dengan penerimaan Print Ready Record (PRR) yang sudah terdata di Dispendukcapil dengan jumlah masing-masing kecamatan bervariasi.

Kecamatan Sreseh mendapat kuota 197, Torjun 269, Sampang 632, Camplong 549, Omben 721, Kedungdung 809, Jrengik 260, Tambelangan 480.

Kecamatan lain, Banyuates 735, Robatal 493, Sokobanah 669, Ketapang 924, Pangarengan 176, dan Karang Penang 586 kuota keping blangko e-KTP.

Baca Juga:  Bendum BMI, Kaisar: Ayo Himpun Segenap Potensi Pemuda Madura

“Sedangkan kantor dinas menyediakan sebanyak 500 blangko e-KTP. Kuota yang ada di sini untuk masyarakat yang datang secara pribadi,” jelasnya.

Proses pembuatan atau penukaran suket e-KTP, pihaknya mengarahkan masyarakat supaya dapat dilakukan di masing-masing kecamatan. Namun pencetakan tetap dilakukan di kantor Dispendukcapil dengan menggunakan empat alat mesin yang tersedia.

Baca Juga : Oknum Kades Dilaporkan ke Polres Sumenep

“Ada rekomendasi dari kecamatan terhadap masyarakat yang sedang mengurus e-KTP untuk mencetak atau suket ditukar dengan blangko di dinas,” kata Edi.

Pencetakan e-KTP dilakukan secara bertahap sesuai dengan suket yang sudah keluar lebih awal khususnya pada tahun 2019.

“Bagi pemesan per 20 Januari 2020, pelayanan cetak e-KTP kami tunda dulu. Karena sudah ada rambu-rambu data yang harus dicetak lebih awal,” pungkasnya.(*)

Baca Juga:  Pasca Legislator Dilaporkan ke Polisi dalam Dugaan Pemukulan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.