oleh

Sulit Kumpulkan Dana Darurat? Gunakan 5 Metode Budgeting Ini

PortalMadura.Com – Memiliki dana darurat memang sangatlah membantu seseorang ketika sedang mendesak. Karena dana darurat merupakan sejumlah uang yang sengaja disimpan sebagai penyelamat ketika ada keadaan darurat yang tidak diduga.

Sudah tahukah Anda bagaimana mengumpulkan dana darurat?. Hal pertama yang perlu Anda lakukan yaitu menghitung jumlah dana yang dibutuhkan. Dengan kata lain, minimal dana darurat yang harus dimiliki untuk Anda yang masih sendiri sebanyak 3-6 kali pengeluaran pokok bulanan, sedangkan jika berkeluarga sebanyak 6-12 kali.

Setelah mendapatkan angka yang dibutuhkan, kemudian mulailah menabung untuk memenuhi dana darurat tersebut. Selengkapnya berikut ini metode yang bisa Anda gunakan dalam mengumpulkan dana darurat sebagaimana dilansir PortalMadura.Com, Rabu (25/8/2021) dari laman Idntimes.com:

Metode Kakeibo

Kakeibo, seni menabung dari Jepang, mengharuskan Anda untuk mencatat semua pemasukan yang Anda terima, baik gaji rutin maupun tambahan pemasukan lain. Kemudian sisihkan sejumlah uang untuk disimpan sebagai dana darurat.

Setelah itu Anda buat pencatatan yang rinci untuk pengeluaran Anda. Di akhir lakukanlah evaluasi. Cek apakah pengeluaran Anda sudah sesuai dengan apa yang Anda tuliskan.

Lakukan secara rutin metode ini hingga dana darurat yang dibutuhkan terpenuhi. Tidak perlu mengalokasikan pemasukan untuk langsung memenuhi dana darurat. Asalkan dilakukan rutin, dana darurat akan segera terpenuhi tanpa membebani sekaligus membangun kebiasaan keuangan yang bijak.

Metode 50-30-20

Metode ini diperkenalkan oleh Elizabeth Waren lewat bukunya yang berjudul All Your Worth: The Ultimate Lifetime Money Plan. Metode ini cukup mudah untuk diikuti, karena Anda hanya perlu membagi 50 persen dari pendapatan tiap bulan untuk kehidupan sehari-hari dan tagihan wajib, 30 persen dari pendapatan untuk hiburan, dan sisanya atau 20 persen untuk menabung. Selain bisa memenuhi dana darurat Anda, metode ini juga bisa memenuhi keinginan Anda untuk berbelanja.

Metode bagi Lima

Metode bagi lima ini diperkenalkan oleh pengusaha sekaligus investor asal Hongkong, Li Ka-Shing. Dalam metode ini, penghasilan yang Anda dapatkan dibagi menjadi lima pos, yaitu:

– Pos biaya hidup sebesar 30 persen;
– Pos bersosialisasi sebesar 20 persen;
– Pos pengembangan diri sebesar 15 persen;
– Pos liburan sebesar 10 persen;
– Pos investasi sebesar 25 persen.

Untuk metode ini memang agak rumit, dan lebih cocok jika penghasilan Anda sudah besar. Namun, Anda bisa sesekali menggunakan metode ini dalam mengelola keuangan Anda demi memenuhi kebutuhan dana darurat sekaligus berinvestasi ke diri sendiri serta bisa bersenang-senang tanpa rasa bersalah.

Metode Sinking Fund

Mungkin Anda sudah sering mendengar istilah ini. Sinking fund sebenarnya adalah dana yang disisihkan untuk keperluan di masa mendatang. Berbeda dengan dana darurat yang disiapkan untuk keperluan tidak terduga, sinking fund digunakan untuk keperluan yang sudah direncanakan. Namun, Anda bisa menggunakan metode ini untuk merencanakan memiliki dana darurat.

Cara menggunakan metode ini adalah menentukan besar uang yang harus disimpan dan menentukan waktu yang dibutuhkan. Kemudian buatlah catatan yang menarik untuk menjadi kontrol sekaligus menjadi bahan evaluasi Anda. Sinking fund biasanya menggunakan amplop untuk menyimpan uang, tetapi jika uang yang harus dikumpulkan banyak, maka lebih baik untuk disimpan di rekening bank supaya lebih aman.

Metode 50-20-20-10

Pada metode ini Anda membagi pendapatan yang Anda terima ke dalam empat pos. 50 persen untuk kebutuhan pokok, 20 persen pertama untuk membayar utang, lalu 20 persen kedua untuk menabung. Sisanya 10 persen untuk bersenang-senang.

Metode ini bisa digunakan jika Anda mempunyai cicilan, atau berencana membeli sesuatu dengan berutang. Jadi Anda tetap bisa menabung, meskipun memiliki cicilan dan keinginan untuk bersenang-senang. Namun, perlu diingat untuk selalu mendahulukan membayar utang.

Metode di atas bisa menjadi efektif apabila Anda melakukan dengan disiplin terhadap anggaran yang sudah ditentukan dan menjalankannya secara rutin. Mengumpulkan dana darurat merupakan perkara yang sulit tetapi harus tetap dilakukan karena akan sangat dibutuhkan.

Untuk itu kesungguhan dan sikap disiplin diperlukan supaya bisa memenuhi dana darurat sekaligus bisa membiasakan diri mengelola uang secara bijak. Selamat mencoba!

Komentar