Sumenep Hadapi Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten Kreatif Kemenparekraf

Avatar of PortalMadura.com
Penulis: HartonoEditor: Desy Wulandari
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, akan menjalani uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) tahun 2022.

Uji PMK3I tersebut akan dilakukan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf RI) pada sektor ekonomi kreatif (ekraf). Dijadwalkan akan berlangsung sejak tanggal 20 sampai 23 Mei 2022.

Dari hasil rapat daring, Rabu (18/5/2020), antara Kemenparekraf dengan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep disebutkan, sejumlah potensi hasil karya masyarakat Sumenep akan dilakukan uji petik.

Tim PMK3I akan turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemetaan subsektor yang berpotensi untuk dikembangkan dan diunggulkan oleh Kabupaten Sumenep.

Program ini bertujuan untuk melakukan pemetaan ekosistem, potensi, best practice, dan permasalahan pengembangan sistem ekonomi kreatif kabupaten/kota.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep Mohamad Iksan usai mengikuti rapat daring menjelaskan, tim uji PMK3I itu dalam rangka melihat langsung ekonomi kreatif masyarakat Sumenep.

Baca Juga:  Produktivitas Gol Tim Darun Najah vs Al Istikmal

“Sumenep itu luar biasa, ada kriya, pertunjukan dan kuliner. Hasil karya masyarakat itu yang akan dilakukan uji petik,” terangnya.

Tim uji petik tersebut akan turun ke masyarakat dan selebihnya akan diadakan diskusi. Dari diskusi itu, kata dia, akan menemukan permasalahan untuk dipetakan.

“Lalu akan lahir seperti gagasan, ide dan masukan. Dan itu semua dalam rangka pengembangan usaha kreatif masyarakat, termasuk kemungkinan akan ada program dari kementerian,” jelasnya.

Disbudporapar Sumenep juga melibatkan Disperindag, karena untuk bidang mengembangan wirausaha merupakan kewenangan Dinas Perdagangan. Namun untuk bidang usaha kreatif masih lingkup Disbudporapar.

Ia menambahkan, awalnya Sumenep mengajukan lebih dari 60-subsektor untuk dilakukan uji petik. Namun, yang diambil hanya beberapa yang dinilai mewakili ekonomi kreatif masyarakat Sumenep.

Baca Juga:  Link Streaming Timnas U19 Indonesia vs Brunei Darussalam AFF CUP U19 2022

Subsektor kreativitas masyarakat Sumenep yang akan dilakukan uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I), di antaranya, kaldu kokot, camilan khas, dan rujak selingkuh.

Selain itu, apem, batik, sanggar tari, saronen, sentra keris, sentra ukir, topeng dalang, ludruk, dan karapan sapi.

Para pelaku ekonomi kreatif tersebut juga hadir pada rapat daring bersama Kemenparekraf RI di Kantor Disbudporapar Sumenep.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.