oleh

Sumenep Hujan, BPBD Tetap Suplai Air Bersih

PortalMadura.Com, Sumenep – Suplai air bersih ke wilayah terdampak kekeringan tetap dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Meski sebagian wilayah Sumenep diguyur hujan, pada Sabtu (10/10/2020) dan hari ini, Senin (19/10/2020), namun belum ada dampak pada pengurangan kebutuhan air bersih.

“Intensitas hujan masih rendah. Suplai air bersih tetap kita lakukan,” kata Kepala BPBD Sumenep, Abd Rahman Riadi, pada PortalMadura.Com.

Hingga hari ini, sudah ada tujuh kecamatan yang mengajukan permohonan untuk suplai air bersih, yakni Kecamatan Pasongsongan, Talango, Saronggi, Rubaru, Batuputih, Ganding, dan Kecamatan Batang-batang.

“Dan ada tambahan lagi, Kecamatan Ambunten. Itu susulan,” jelasnya.

Selama ini, pihaknya sudah mendistribusikan air bersih ke daerah terdampak kekeringan dengan berdasarkan pengajuan permohonan yang disampaikan oleh pihak kecamatan.

“Jadi, dalam satu hari itu, bisa sampai enam kali pengiriman bila dua unit tanki beroperasi. Kalau satu tanki, sehari bisa tiga kali, misalnya ke Pasongsongan,” urainya.

Porsi permintaan terbanyak, kata dia, Kecamatan Pasongsongan dan Batuputih.

Pihaknya memprediksi, kebutuhan air bersih akan berakhir pada penghujung bulan Oktober.

“Namun, kalau misalnya kemarau tetap berlangsung. Maka, pendistribusian air bersih masih bisa dilakukan hingga November,” katanya.

Sebelumnya, BPBD Sumenep mencatat sedikitnya 28 desa mengalami kekeringan (hasil pemetaan), baik kategori kering kritis, langkah dan kering terbatas.(*)

Tonton Juga Gerimis Landa Sumenep

Penulis : Hartono
Editor : Muthmainnatul Lizamah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.