oleh

Sumenep Panen Padi Organik

PortalMadura.Com, Sumenep – Bupati Sumenep, A. Busyro Karim melakukan panen raya perdana uji coba penanaman padi organik yang dilakukan Dinas Pertanian Tanaman Pangan (Disperta) Kabupaten  Sumenep di Desa Bunpenang Kecamatan Dungkek, Selasa (25/3/2014).

Dengan hasil padi yang bagus kualitasnya diharapkan nantinya bisa disosialisasikan kepada petani yang lain agar penggunaan pupuk organik menjadi pilihan mereka. Karena hasilnya sudah terbukti disamping lebih bagus, juga baik untuk kesehatan karena tanpa bahan kimia.

“Nantinya, juga perlu disiapkan pemasaran hasil padi organik ini, serta menyiapkan stok pupuknya agar petani yang lain bisa merubah menggunakan pupuk organik seperti ini,” ungkapnya, kepda wartawan saat melakuka panen raya di Desa Bunpenang.

Ditambahkan, untuk merubah pola pikir masyarakat petani memang tidak mudah, karena selama ini sudah tergantung dengan pupuk kimia. Padahal, pupuk kimia merugikan, malah merugikan petani, karena selain harganya mahal, unsur kesuburan dan struktur tanah juga mengalami penurunan kualitas.

Sementara Kepala Disperta Sumenep, Bambang Heriyanto menjelaskan, melalui inovasi dan uji coba yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan abupaten Sumenep merupakan usaha merubah mindset petani agar beralih menggunakan pupuk  organik, karena biaya produksinya cukup murah dan hasilnya memuaskan.

“Hasil produksi pupuk organik menguntungkan petani, jika per hektare bisa menghasilkan gabah sekitar 8 ton. Jika dikalkulasi per kilogram dijual Rp 4 ribu, maka akan menghasilkan Rp 32 juta,” jelasnya.

Sedanagkan biaya produksi Rp 12 juta. Sehingga petani bisa untung Rp 20 juta per hektarenya. Karena itu pihaknya ingin mengembangkan penggunaan pupuk organik secara bertahap di daerah lain.(eno/htn)


Komentar