oleh

Sumenep Uji Coba Pupuk Pintar BiOnet

SUMENEP (PortalMadura) – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan melakukan uji coba penggunaan ‘Pupuk Pintar BiOnet’.

Uji coba tersebut dilakukan pada tanaman yang tidak berbuah di areal depan Pondok Pesantren Al-Karimiyah, Beraji, Gapura, Sumenep asuhan Bupati Sumenep, KH. A Busyro Karim.

“Pupuk ini bentuknya cair yang berfungsi untuk perangsang cepat berbuah,” kata Bambang Heriyanto, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, Sabtu (11/1/2014).

Pupuk Pintar BiOnet adalah pupuk hayati All In One dengan ph 7,4 yang berbentuk cairan bening tanpa warna tanpa bau dan tanpa Rasa, dengan Kandungan nutrisi lengkap dan microba aerob yang tidak terhingga.

“Ini baru pertama kali dicoba di Sumenep, mas!, kalau di Batu dan Malang sudah lama menggunakan. Karena memang terbukti hasilnya, yakni cukup bagus dalam merangsang tanaman untuk berbuah,” tandasnya.

Penelusuran PortalMadura menyebutkan, jika pupuk Pintar BiOnet bekerja secara Sistematik Biomicrotech.

Sistemik artinya bekerja sesuai dengan kebutuhan tanaman dan memanfaatkan apapun yang terkandung didalam media tanaman.

Biomicrotech adalah technologi BiOnet dalam melakukan Micro Corrositas Non Thermal yaitu pelapukan. Peleburan dan penguraian molekul ke mikro tanpa panas, sehingga merubah limbah kimia pada tanah dan Awan Limbah di udara menjadi Nutrisi Micro yang Lengkap dengan berat jenis lebih kecil dari udara dan mengandung O² micro.

Karakteristik pupuk Pintar BiOnet

Pupuk Hayati Majemuk pH 7,4
Logam Cd,Pb dan Hg =  0,002 ppm
Aktivitas Nitrogenase = 5,77
Produksi IAA = 131-181 ppm
Azospirillum sp. = 2,4 x 107 MPN/ml
Azoctobacter  sp. = 4,2 x 10⁹ CPU/ml
Bacillus sp. = 2 ,15 x 104 CPU/ml
Produksi IAA = 131-181 ppm
Produksi Giberellin = 113,66 ppm
Pathogenesitas : Negatif
Hara Makro,Mikro, Organic
Anti body & Anti Virus
Glukosa, Vitamin, Protein, Lemak

Fungsi Pupuk Pintar BiOnet

Menetralkan pH tanah dan pH udara secara laserik memecahkan lilin tanah sehingga tanah menjadi gembur. Merangsang sel produk lilin daun, sel produk lilin batang dan sel produk lilin akar sehingga dapat menahan serangan jamur dan Parasit.

Lahan akan terlindungi dari bakteri-bakteri pathogen dan virus. Kandungan Nutrisi BiOnet akan mengaktifkan antibody tanaman sehingga tahan terhadap penyakit-penyakit bakteri pathogen dan virus-virus tanaman.

Per-partikel Nutrisi BiOnet juga mengandung O² Micro yang dibutuhkan untuk pembakaran dalam sistem tubuh tanaman.

Nutrisi Micro Lengkap dengan berat jenis lebih ringan dari udara Memudahkan akar tanaman melacak Nutrisi kemudian menyerapnya dan mendistribusikan dari akar hingga kepucuk daun bunga dan buah dan terserap Oleh tanah hingga 8 m, sehingga akar tidak liar dipermukaan tanah.

Mengandung unsur partikel yang dibutuhkan dalam merangsang akar, lingkar dan serat batang, lilin kilau daun, bunga dan bobot buah. Dab menjaga kestabilan kelembaban tanah.(bionet.co/htn)

Penulis : Hartono
Sumber: bionet.co

Komentar