oleh

Supplier BPNT: Jangan Intimidasi Kami dengan Berita Beras Kualitas Rendah

PortalMadura.Com, Sumenep – Komunitas Supplier Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berjanji akan mempertahankan kualitas dan kuantitas bahan pangan. Pasalnya, beberapa pekan terakhir ini, ramai diberitakan bahwa beras yang disuplai ke agen atau e-warung tersebut berkualitas rendah, bahkan tidak layak konsumsi.

“Kami, para supplier BPNT di Sumenep sepakat tidak akan mengurangi kualitas maupun kuantitasnya,” kata koordinator supplier BPNT Sumenep, Nurul Hadi, Senin (13/1/2020).

Ia menyampaikan, jika para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ternyata menerima BPNT tidak sesuai juknis atau beras yang dibeli di e-warung itu bukan beras medium, dipersilakan untuk dikembalikan.

Baca Juga: Waduh! Pasar 17 Agustus Pamekasan Becek

“Bahkan, kalau kuantitasnya tidak sesuai takaran sebagaimana dalam juknis, silakan kembalikan. Kami siap menambahnya,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, di Sumenep ini ada 19 supplier yang dibentuk Bulog. Belasan supplier itu yang mendatangkan barang atau sembako ke agen atau e-warung tersebut. Karena kesepakatan pemerintah daerah dengan supplier yang dibentuk Bulog itu, tidak boleh ada supplier lain yang menyuplai sembako tersebut ke agen.

“Selain itu ada sejumlah agen siluman yang dibentuk oleh Bank Mandiri, di mana KPM BPNT melakukan penebusan sembako di agen siluman tersebut. Ini kan sudah tidak baik. Saat datang ke Bank yang bersangkutan, kami dianggap melakukan intimidasi,” tegasnya.

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah bantuan sosial pangan dalam bentuk non tunai dari pemerintah yang diberikan kepada KPM setiap bulannya melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli bahan pangan di pedagang bahan pangan/e-warung.

Penulis : Samsul Arifin
Editor : Nurul Hijriyah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.