oleh

Suriah Bombardir Idlib dari Udara, 12 Warga Sipil Tewas

PortalMadura.Com, Suriah – Setidaknya 12 warga sipil tewas akibat serangan udara Rusia dan Rezim Bashar al-Assad di Idlib, salah satu zona de-eskalasi yang dibawah kontrol kelompok oposisi di Suriah.

PortalMadura.Com, Jumat (29/12/2017) melansir dari Anadolu, informasi dari Satuan Pertahanan Sipil, beberapa desa yang berada dibawah kontrol milisi kelompok yang berlawanan dengan FSA dan Rezim Assad dibombardir oleh pasukan Assad dan Rusia.

Kepala Pusat Pertahanan Sipil Idlib Mustafa Haji Yusuf mengatakan bahwa lebih dari 10 serangan pesawat tempur dikerahkan membombardir daerah pedesaan Temaniyah dan kurang lebih 150 serangan roket telah ditembakan ke daerah tersebut.

Rezim juga menggunakan senjata yang dilarang menurut perjanjian internasional.

Yusuf mengkhawatirkan jumlah korban jiwa dan cedera akan terus meningkat, tim Pertahanan Sipil sedang menjalankan operasi pencarian dan pertolongan di wilayah tersebut.

Sejak awal minggu ini, 24 warga sipil tewas dalam serangan di wilayah Idlib dan Hama.

Suriah terjebak dalam perang saudara sejak 2011, di mana pemerintah Assad menindaklanjuti gerakan pro-demokrasi dengan kejam. Sejak itu, ratusan ribu masyarakat tewas dalam perang saudara dan lebih dari 10 juta orang mengungsi, mengacu pada PBB.

Selama perundingan damai yang diadakan di Astana, Kazakhistan pada awal Mei lalu, Idlib ditunjuk sebagai bagian dari jaringan zona de-eskalasi dimana tindakan agresi dilarang secara eksplisit. Pembicaraan Astana tersebut diperantarai oleh Turki, yang mendukung oposisi Suriah, bersama dengan Rusia dan Iran, yang keduanya mendukung rezim Assad.(*)


Komentar