<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Sukabumi &#8211; PortalMadura.com</title>
	<atom:link href="https://portalmadura.com/tag/sukabumi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://portalmadura.com</link>
	<description>Situs Berita Madura Terkini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Jan 2019 14:25:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://portalmadura.com/wp-content/uploads/2024/10/cropped-Logo-PortalMadura-1-32x32.webp</url>
	<title>Sukabumi &#8211; PortalMadura.com</title>
	<link>https://portalmadura.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sebanyak 40,9 Juta Penduduk Indonesia Tinggal di Daerah Rawan Longsor</title>
		<link>https://portalmadura.com/sebanyak-409-juta-penduduk-indonesia-tinggal-di-daerah-rawan-longsor-179603/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/sebanyak-409-juta-penduduk-indonesia-tinggal-di-daerah-rawan-longsor-179603/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jan 2019 14:23:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah Rawan Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Penduduk Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=179603</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/sebanyak-409-juta-penduduk-indonesia-tinggal-di-daerah-rawan-longsor-179603/">Sebanyak 40,9 Juta Penduduk Indonesia Tinggal di Daerah Rawan Longsor</a></p>
<p>PortalMadura.com, Jakarta &#8211; Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 40,9 juta Masyarakat Indonesia tinggal...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/sebanyak-409-juta-penduduk-indonesia-tinggal-di-daerah-rawan-longsor-179603/">Sebanyak 40,9 Juta Penduduk Indonesia Tinggal di Daerah Rawan Longsor</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>, Jakarta </strong>&#8211; Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 40,9 juta Masyarakat Indonesia tinggal di daerah rawan bencana longsor.</p>
<p>Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan 274 kabupaten dan kota di Indonesia berlokasi di kawasan rawan longsor tingkat sedang dan tinggi.</p>
<p>Daerah longsor itu, kata Sutopo, tersebar di sepanjang bukit barisan di Sumatra, Jawa bagian tengah dan selatan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua.</p>
<p>“Tidak mungkin 40,9 juta orang kita relokasi, terlanjur di sini, jangan sampai bertambah yang tinggal di daerah rawan bencana,” jelas Sutopo dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.</p>
<p>BNPB meminta Pemerintah Daerah tidak mengabaikan aturan tata ruang di kawasan rawan bencana agar jumlah penduduk yang tinggal di kawasan rawan bencana tidak bertambah, kata Sutopo.</p>
<p>Sutopo mengatakan peta perkiraan longsor bisa diakses melalui situs <em>ww.vsi.esdm.go.id</em>, namun selama ini tidak banyak Masyarakat yang mengakses informasi tersebut.</p>
<p>“Tidak ada alasan Pemerintah provinsi tidak mengetahui peta rawan longsor di Indonesia,” kata dia. dilaporkan <em>Anadolu Agency</em>, Rabu (02/1/2019).</p>
<p>Selain itu, Sutopo meminta pengarusutamaan risiko bencana dalam pembangunan Nasional.</p>
<p>“Perlu ditingkatkan budaya sadar bencana, peringatan dini longsor, sosialisasi, penegakan hukum, dan lainnya,” ujar Sutopo.</p>
<p>Longsor terjadi di Kampung Cimapag, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Senin, 31 Desember.</p>
<p>Kejadian itu mengakibatkan 15 orang meninggal dunia dan 20 orang masih hilang. Sebanyak 63 orang selamat dan tiga lainnya luka-luka.</p>
<p>BNPB mencatat 132 kali kejadian longsor di Sukabumi selama 2018 hingga 2019.</p>
<p>Berdasarkan peta prakiraan terjadinya longsor di Kabupaten Sukabumi pada Januari 2019 dari PVMBG, terdapat 33 kecamatan di Kabupaten Sukabumi yang masuk kategori longsor menengah hingga tinggi.</p>
<p>Pada zona dengan potensi menengah dapat terjadi longsor jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan.</p>
<p>Sedangkan pada zona dengan potensi tinggi, longsor dapat terjadi jika curah hujan di atas normal, dan longsor lama dapat aktif kembali. <strong>(AA)</strong></p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/sebanyak-409-juta-penduduk-indonesia-tinggal-di-daerah-rawan-longsor-179603/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah akan Relokasi Pemukiman Korban Longsor Sukabumi</title>
		<link>https://portalmadura.com/pemerintah-akan-relokasi-pemukiman-korban-longsor-sukabumi-179590/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/pemerintah-akan-relokasi-pemukiman-korban-longsor-sukabumi-179590/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jan 2019 14:13:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Relokasi Pemukiman Korban Longsor Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=179590</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/pemerintah-akan-relokasi-pemukiman-korban-longsor-sukabumi-179590/">Pemerintah akan Relokasi Pemukiman Korban Longsor Sukabumi</a></p>
<p>PortalMadura.com, Jakarta &#8211; Pemerintah berencana merelokasi pemukiman warga korban longsor di Kampung Cimapag, Kecamatan Cisolok,...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/pemerintah-akan-relokasi-pemukiman-korban-longsor-sukabumi-179590/">Pemerintah akan Relokasi Pemukiman Korban Longsor Sukabumi</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>, Jakarta</strong> &#8211; Pemerintah berencana merelokasi pemukiman warga korban longsor di Kampung Cimapag, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.</p>
<p>Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menuturkan sebagian besar lokasi Desa Sirnaresmi berada pada area dengan potensi longsor sedang hingga tinggi.</p>
<p>“Rencananya mereka akan direlokasi, akan dicarikan tempat yang lebih aman,” kata Sutopo dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.</p>
<p>Dari hasil analisis satelit, Sutopo menjelaskan, panjang mahkota longsor di Kampung Cimapag sekitar 800 meter dengan daerah landaan longsor seluas 8 hektare.</p>
<p>Longsor dipicu oleh hujan deras sebelum kejadian, kata Sutopo.</p>
<p>Selain itu, sambung dia, kemiringan lereng dari bukit di Desa Cimapag mencapai 30 persen dengan sifat tanah yang gembur sehingga mudah longsor.</p>
<p>“Harusnya kawasan ini dijadikan hutan konservasi, bukan budidaya,” ujar dia. dilaporkan <em>Anadolu Agency</em>, Rabu (2/1/2019). </p>
<p>Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah menetapkan masa tanggap darurat selama tujuh hari mulai 31 Desember hingga 6 Januari 2019.</p>
<p>Sutopo menuturkan tim SAR gabungan akan fokus mengevakuasi dan mencari korban serta menangani korban luka dan pengungsi selama masa tanggap darurat.</p>
<p>Longsor di Kampung Cimapag menimbun 30 rumah yang dihuni 101 jiwa. Sebanyak 63 orang selamat, tiga orang luka-luka, dan 15 orang meninggal dunia.</p>
<p>Tim SAR masih mencari 20 korban hilang akibat longsor, lanjut Sutopo.</p>
<p>Proses pencarian juga terkendala oleh cuaca dan kondisi geografis area bencana yang rawan longsor, kata dia.</p>
<p>BNPB mencatat ada empat kali longsor susulan sejak kejadian pada Senin sore lalu.</p>
<p>“Meski tidak besar tapi cukup membahayakan tim SAR. Prinsipnya <em>safety first</em>,” ujar dia. <strong>(AA)</strong></p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/pemerintah-akan-relokasi-pemukiman-korban-longsor-sukabumi-179590/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korban Tewas Longsor Sukabumi Sudah 15 Orang</title>
		<link>https://portalmadura.com/korban-tewas-longsor-sukabumi-sudah-15-orang-179584/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/korban-tewas-longsor-sukabumi-sudah-15-orang-179584/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jan 2019 13:31:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Logsor Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=179584</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/korban-tewas-longsor-sukabumi-sudah-15-orang-179584/">Korban Tewas Longsor Sukabumi Sudah 15 Orang</a></p>
<p>PortalMadura.com, Jakarta &#8211; Petugas dan relawan sudah menemukan 15 orang jenazah korban longsor di Kampung...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/korban-tewas-longsor-sukabumi-sudah-15-orang-179584/">Korban Tewas Longsor Sukabumi Sudah 15 Orang</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>, Jakarta </strong>&#8211; Petugas dan relawan sudah menemukan 15 orang jenazah korban longsor di Kampung Cimapag Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.</p>
<p>Diperkirakan, masih ada 20 orang yang hilang dan tertimbun longsor yang terjadi Senin sore lalu.</p>
<p>Juru Bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan petugas mengalami kesulitan evakuasi karena terhalang medan yang sulit dan hujan deras.</p>
<p>“Jadi evakuasi pada Selasa dihentikan lebih awal karena hujan deras yang membahayakan petugas,” ujar Sutopo dalam siaran persnya, Rabu.</p>
<p>Longsor tersebut menimbun 30 rumah yang dihuni oleh 32 Kepala Keluarga atau 101 jiwa.</p>
<p>Dari mereka yang tertimbun, tercatat 63 orang selamat, 3 orang luka-luka dan dirujuk ke RS Pelabuhan Ratu.</p>
<p>Dua alat berat telah disiapkan, namun baru satu alat berat yang dapat masuk ke lokasi longsor.</p>
<p>“Empat kali longsor susulan sudah terjadi meskipun dengan jumlah longsoran yang lebih kecil,” ujar Sutopo. dilaporkan<em> Anadolu Agency</em>, Rabu (2/1/2019).</p>
<p>Menurut Sutopo, material tanah yang gembur dan rapuh cukup membahayakan bagi tim SAR gabungan di lapangan, apalagi jika turun hujan.</p>
<p>Daerah Cisolok merupakan zona bahaya longsor sedang dan tinggi.</p>
<p>Berdasarkan peta prakiraan terjadinya longsor di Kabupaten Sukabumi pada Januari 2019 dari PVMBG, terdapat 33 kecamatan di Kabupaten Sukabumi yang masuk kategori longsor menengah hingga tinggi.</p>
<p>Peta potensi longsor menengah artinya daerah yang mempunyai potensi menengah untuk terjadi longsor.</p>
<p>Pada zona ini dapat terjadi longsor jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan.</p>
<p>Sedangkan peta potensi longsor tinggi adalah daerah yang mempunyai potensi tinggi untuk terjadi longsor.</p>
<p>Pada zona ini dapat terjadi longsor jika curah hujan di atas normal, sedangkan longsor lama dapat aktif kembali.</p>
<p>“Kebutuhan mendesak saat ini adalah cangkul, sekop, sarung tangan latex, alat komunikasi, personil dan relawan untuk menangani dapur umum dan evakuasi, dan perbaikan jaringan listrik agar segera menyala kembali,” ujar Sutopo. <strong>(AA)</strong></p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/korban-tewas-longsor-sukabumi-sudah-15-orang-179584/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>VIDEO- Dikira Ulah Makhluk Gaib, 99 Tumpukan Batu Unik Gemparkan Warga</title>
		<link>https://portalmadura.com/video-dikira-ulah-makhluk-gaib-99-tumpukan-batu-unik-gemparkan-warga-122041/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/video-dikira-ulah-makhluk-gaib-99-tumpukan-batu-unik-gemparkan-warga-122041/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Feb 2018 08:39:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Balancing Art Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Rock balancing]]></category>
		<category><![CDATA[stone balancing]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Cidahu]]></category>
		<category><![CDATA[Tumpukan Batu Unik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=122041</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/video-dikira-ulah-makhluk-gaib-99-tumpukan-batu-unik-gemparkan-warga-122041/">VIDEO- Dikira Ulah Makhluk Gaib, 99 Tumpukan Batu Unik Gemparkan Warga</a></p>
<p>PortalMadura.com, Sukabumi &#8211; Beberapa hari terakhir ini, warga di sekitar Sungai Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/video-dikira-ulah-makhluk-gaib-99-tumpukan-batu-unik-gemparkan-warga-122041/">VIDEO- Dikira Ulah Makhluk Gaib, 99 Tumpukan Batu Unik Gemparkan Warga</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>, Sukabumi</strong> &#8211; Beberapa hari terakhir ini, warga di sekitar Sungai Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat heboh dengan tumpukan batu unik. Warga sempat menduga, batu-batu yang tersusun rapi dan unik tersebut adalah ulah makhluk gaib. Berbagai macam mitos pun berkembang.</p>
<p>Bahkan, salah satu akun media sosial facebook, Surya Fajar Rasyid, asal <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/sumenep/">Sumenep</a> menyebut &#8220;<em>Fenomena alam yg belum terkuak misterinya&#8230;????</em>&#8221; seraya mengunggah sejumlah foto tumpukan batu tersebut.</p>
<p>Ulah siapakah sebenarnya?. penelusuran <em>PortalMadura.Com,</em> Minggu (4/2/2018), ternyata bukan ulah makhluk gaib. Mereka adalah pekerjaan komunitas yang mengatasnamakan &#8220;<em>Balancing Art Indonesia</em>&#8220;. hebat bukan?.</p>
<p>&#8220;<em>Jika masih ada yang bingung, beliaulah seniman yang kerja lembur membikin rock stacking di sukabumi #sukabumi. Salam dari kami Komunitas Balancing Art untuk warga Sukabumi dan sekitarnya. Akan banyak kejutan dari kami selanjutnya,&#8221; demikian penjelasan dari sebuah akun media sosial facebook</em>, <em>ROCK BALANCING INDONESIA</em>.</p>
<p>&#8220;<em>Dan mohon siapapun Anda yang membaca halaman ini. Kami minta bantuannya untuk menyampaikan keberadaan Komunitas kami. Komunitas kami bernama : BALANCING ART INDONESIA &#8211; ROCK BALANCING INDONESIA,</em>&#8220;.</p>
<p>ROCK BALANCING INDONESIA ini juga menggunakan instagram :<br />
<em>IG@balancingartindonesia.</em> Dengan admin<em> ig@rockbalanceindonesia</em> dan group facebook : <em>Balancing Art Indonesia.</em></p>
<p>Ini salah satu dokumen video komunitas &#8220;<em>Balancing Art Indonesia</em>&#8221; yang diunggah ke media sosial youtube.</p>
<p>https://youtu.be/es-q90XL3mQ</p>
<p>Melansir dari kumparan.com, sebanyak 99 tumpukan batu tersusun rapi di Sungai Cidahu, Sukabumi adalah benar pekerjaan dari komunitas <em>&#8220;Balancing Art Indonesia&#8221;.</em></p>
<p>Balancing Art Indonesia didirikan Suryadi pada 2013. Anggotanya kini berjumlah 900-an orang. Mereka yang bergabung, datang dari berbagai daerah secara sukarela.</p>
<p><strong>Baca:</strong> <em><a title="Jangan Kaget! Temukan Batu Tersusun Rapi dan Unik, Itu Kreasi Sudah Mendunia" href="https://portalmadura.com/jangan-kaget-temukan-batu-tersusun-rapi-dan-unik-itu-kreasi-sudah-mendunia-122069">Jangan Kaget! Temukan Batu Tersusun Rapi dan Unik, Itu Kreasi Sudah Mendunia</a></em></p>
<p>&#8220;Awalnya didirikan saya sendiri, tapi kemudian ada anggota-anggota baru. Kota yang banyak anggotanya itu seperti Makassar, Ngawi, Bandung, Wonogiri, Lombok, Medan, Palembang sudah ada,&#8221; sebutnya.(*)</p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/video-dikira-ulah-makhluk-gaib-99-tumpukan-batu-unik-gemparkan-warga-122041/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://www.youtube.com/embed/es-q90XL3mQ" medium="video">
			<media:player url="https://www.youtube.com/embed/es-q90XL3mQ" />
			<media:title type="plain">Berita Dan Info Sukabumi Terbaru - PortalMadura.com</media:title>
			<media:description type="html"><![CDATA[Kumpulan Berita Sukabumi Terlengkap dan Terbaru, Selengkapnya di PortalMadura.com]]></media:description>
			<media:thumbnail url="https://portalmadura.com/wp-content/uploads/2018/02/27545700_1666236003457237_2657397835809873898_n.jpg" />
			<media:rating scheme="urn:simple">nonadult</media:rating>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BreakingNews-Pukul 06.15 WIB Gempa Bumi 6,3 SR Landa Sukabumi</title>
		<link>https://portalmadura.com/breakingnews-pukul-06-15-wib-gempa-bumi-63-sr-landa-sukabumi-90264/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/breakingnews-pukul-06-15-wib-gempa-bumi-63-sr-landa-sukabumi-90264/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jun 2017 23:30:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://portalmadura.com/?p=90264</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/breakingnews-pukul-06-15-wib-gempa-bumi-63-sr-landa-sukabumi-90264/">BreakingNews-Pukul 06.15 WIB Gempa Bumi 6,3 SR Landa Sukabumi</a></p>
<p>PortalMadura.com &#8211; Gempa bumi berkekuatan 6,3 skala richter (SR) melanda Sukabumi, Jawa Barat, pada pukul...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/breakingnews-pukul-06-15-wib-gempa-bumi-63-sr-landa-sukabumi-90264/">BreakingNews-Pukul 06.15 WIB Gempa Bumi 6,3 SR Landa Sukabumi</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a></strong> &#8211; Gempa bumi berkekuatan 6,3 skala richter (SR) melanda Sukabumi, Jawa Barat, pada pukul 06.15 WIB, Senin (12/6/2017).</p>
<p>BMKG menyebutkan, lokasi gempa bumi berada di 8.36 lintang selatan dan 106.18 Bujur Timur, dan tidak berpotensi Tsunami.</p>
<p>&#8220;Kedalaman gempa 10 km, di 179 km barat daya kota Sukabumi, Jabar,&#8221; terang BMKG.</p>
<p>Gempa dirasakan oleh warga di wilayah Bandung, Tangerang, Bogor, Karawang, dan Cimahi. Belum ada laporan dampak dari getaran gempa tersebut.<strong>(Hartono)</strong></p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/breakingnews-pukul-06-15-wib-gempa-bumi-63-sr-landa-sukabumi-90264/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
