Tahun 2050, Islam Bakal Jadi Agama Dengan Pemeluk Terbesar Dunia

Avatar of PortalMadura.Com
Tahun 2050, Islam Bakal Jadi Agama Dengan Pemeluk Terbesar Dunia
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin

PortalMadura.Com, Sumenep – Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin mengatakan, Islam akan menjadi agama dengan pemeluk terbesar di dunia pada tahun 2050.

Hal tersebut disampaikan pada orasi ilmiah di Universitas Wiraraja Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (9/8/2023).

Pada kesempatan itu, wapres menyampaikan beberapa isu global yang menyita perhatian seluruh negara.

“Saya ingin membuka pidato saya dengan memaparkan isu global, yang saat ini menyita perhatian seluruh negara,” kata Ma’ruf mengawali orasi ilmiah.

Isu global di antaranyam soal demografi, bahwa pemeluk agama Islam tumbuh paling cepat di dunia. Saat ini, lebih 2 miliar populasi muslim dunia.

Di Indonesia terdapat lebih dari 230 juta muslim. “Pada tahun 2050, Islam diperkirakan menjadi agama yang paling banyak penganutnya di dunia,” ujarnya.

Isu global lainnya, eskalasi tensi geopolitik utamanya rivalitas kekuatan super antara Amerika Serikat dan Cina serta invasi Rusia ke Ukraina.

“Kondisi ini memicu instabilitas dan keuangan dunia serta berdampak hingga ke urusan domestik bangsa-bangsa,” katanya.

Menurutnya, planet bumi juga semakin memanas akibat krisis iklim. Hal ini ancaman eksistensial bagi kemanusiaan dan ancaman bagi teritori negara.

Wapres menyampaikan laporan BRIN yang memerkirakan 115 pulau di Indoesia akan tenggelan pada tahun 2.100 akibat kombinasi 2 persoalan yang disebabkan perubahan iklim.

“Seluruh isu strategi tersebut, serta persoalan lain yang tidak kalah penting menuntut kita untuk merefleksi kebijakan terbaik agar bangsa Indonesia mampu menghadapinya,” ujarnya.

Maka yang dibutuhkan adalah refleksi terhadap persoalan global untuk merespon secara tepat. Maka harus jeli menilai fakta-fakta, tangkas mendayagunakan intelektualitas, keahlian dan peluang.

Maka peran edukasi menjadi sangat vital. “Rendahnya level dan kualitas pendidikan dapat memicu asumsi dan simpulan yang keliru atas urusan-urusan domestik dan global,” kata wapres.

DAPATKAN UPDATE BERITA LAINNYA DI

google news icon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.