oleh

Tahun Baru 2021, Siswa di Sampang Dilarang Berwisata

PortalMadura.Com, Sampang – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, melarang siswa bepergian dengan kegiatan rekreasi ke objek wisata daerah maupun luar daerah pada tahun baru 2021.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang, Nor Alam menyampaikan, siswa dari berbagai tingkatan, baik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tidak diizinkan mengunjungi objek wisata.

Kebijakan itu, berdasarkan rapat koordinasi dan evaluasi Disdik dengan Gugus Tugas percepatan penanganan penyebaran virus corona (Covid-19) Kabupaten Sampang.

“Kami tidak mengizinkan sekolah mengadakan kegiatan rekreasi atau mengunjungi obyek wisata di dalam maupun daerah pada liburan semester ganjil dan tahun baru 2021,” ujarnya, Selasa (29/12/2020).

Disebutkan, libur semester ganjil untuk PAUD, SD, dan SMP tahun ajaran 2020-2021, berlaku sejak 24 Desember 2020 sampai 3 Januari 2021.

Alam mengaku, seluruh siswa tidak diberikan izin untuk mengunjungi tempat wisata demi mencegah dan menekan angka kasus Covid-19.

Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) siswa pada masa pandemi Covid-19 tahun pelajaran 2021, pihaknya memerintahkan sekolah untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) dengan ketat.

Guru atau tenaga kependidikan diminta menjadi contoh terhadap siswa masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan. Yaitu, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan hindari kerumunan massa dalam jumlah besar.

“Pembelajaran tatap muka pada 2021 masih terbatas. SD dan SMP setiap kelas 50 perses, dan PAUD maksimal lima peserta didik setiap tatap muka perkelas,” imbuhnya.

Untuk terus meningkatkan upaya pencegahan Covid-19, pihaknya telah berkoordinasi dengan komite sekolah, kepala desa/lurah dan Gugus Tugas Kecamatan.

“Jika ditemukan ada kasus siswa terkonfirmasi positif Covid-19, segera melakukan tindakan lebih lanjut agar tertangani dengan baik sehingga tidak menular kepada yang lain,” pungkasnya.(*)

Penulis : Rafi
Editor : Oktaviana Dwi K.K

Komentar