oleh

Tak Ada Jadwal di Bamus, Banggar ke NTB Kuras Anggaran Rp159 Juta

PortalMadura.Com, Sumenep – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, bertolak ke Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat siang (3/6/2015).

Selain Banggar, empat (4) orang pimpinan DPRD Sumenep juga menyertai rombongan tersebut yakni, Herman Dali Kusuma, Faisal Mukhlis, Ahmad Salim dan Moh Hanafi.

Selamat Ibadah Puasa

Total anggaran yang dipergunakan wakil rakyat yang terhormat itu, kisaran Rp159 juta lebih dengan asumsi perorang Rp6.626.000 (enam juta enam ratus dua puluh enam ribu rupiah)

Salah seorang anggota Banggar DPRD Sumenep yang memilih tidak ikut kunjungan, Hamid Ali Munir mengaku sengaja tidak ikut karena tidak tahu rencana kunjungan tersebut.

“Saya tidak tahu kunjungan itu. Yang saya tahu, hari ini kompilasi dengan pihak Tim Panggar (eksekutif, red). Lagi pula, tidak ada dalam jadwal Bamus DPRD Sumenep,” tegas Hamid pada wartawan di halaman belakang kantor DPRD Sumenep, Jl. Trunojoyo.

Menurut politisi PKB ini, perlu ada penertiban kunjungan yang semacam ini, karena memang tidak ada dalam jadwal yang dibuat Bamus.

“Semua kegiatan dewan itu, seharusnya dibuat oleh Bamus. Itu aturan, makanya saya tidak ikut, ya karena tidak ada jadwal di Bamus,” ujarnya.

Anggota Bamus DPRD Sumenep, Joni Tunaidy membenarkan jika tidak ada jadwal kunjungan keluar daerah. “Di Bamus tidak ada. Sekarang waktunya kompilasi,” terangnya.

Dalam jadwal yang dibuat Bamus, Jumat-Sabtu (3-4/7/2015), merupakan rapat badan anggaran (Banggar) dan Timgar, dengan agenda sinkronisasi hasil pembahasan komisi-Komisi.

Kompilasi (sinkronisasi), dimaksud yakni pembahasan ditingkat komisi-komisi soal laporan pertanggungjawaban bupati tentang penggunaan dan pendapatan anggaran tahun 2014. Yang selanjutnya, akan diparipurnakan pada, Senin (6/7/2015).

Sementara, Sekretaris DPRD Sumenep, Moh Mulki membenarkan jika hari ini ada kompilasi. “Kompilasi memang ada. Tapi, semua komisi sudah tidak ada masalah. Tadi memang dijadwal sejak pukul 09.00 Wib sampai selesai,” kilahnya.

Kunjungan konsultasi keluar daerah, sambungnya, memang ada jatah untuk Banggar. “Selama setahun itu, memamg ada. Apa dua atau tiga kali kunjungan, saya lupa,” dalihnya.

Kunjungan tersebut, kata dia, memang kondisional dan terserah dipergunakan untuk konsultasi apa saja. “Kunjungan untuk apa?. Ya, terserah anggota dewan,” katanya membela.

Sumber dari bagian keuangan DPRD Sumenep, menyebutkan, bahwa perorang mendapatkan anggaran kisaran Rp6.626.000.

Rinciannya, Rp1.060.00 (harian perdin), Rp1.086.000 (penginapan), Rp680.000 (transpot lokal), Rp300.000 dua hari (representasi), Rp500.000 (bantuan transpot), Rp3.000.000 (pesawat PP). Total perorang Rp6.626.000.(Hartono)


Komentar