oleh

Tak Dapat Data, Panwaslih Kesulitan Awasi Kampanye Media Dan Medsos

PortalMadura.Com, Sumenep – Panwaslih Pilkada Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kesulitan untuk melakukan pengawasan kampanye media massa dan media sosial (Medsos).

“Seharusnya kami dapat melakukan pengawasan kampanye di media massa maupun medsos, tapi karena tidak mendapatkan data dari KPU, Panwaslih kesulitan melakukan pengawasan,” tegas Ketua Panwaslih Kabupaten Sumenep, Moh Amin, pada PortalMadura.Com, via telepon, Minggu (6/12/2015).

Pihaknya mengaku sudah mengirim surat resmi pada KPU untuk mendapatkan data-data yang dibutuhkan dalam pengawasan. Namun, tidak ada balasan. “Surat kami tidak dibalas,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya mengaku tetap melakukan pengawasan maksimal dalam masa tenang (hari tenang).

“Sekarang masuk waktu tenang. Jadi, jangan sampai ada kegiatan yang sifatnya pelanggaran. Tetap akan kami tindak sesuai dengan prosedur,” pungkasnya.

Pilkada Sumenep yang digelar pada 9 Desember 2015 diikuti dua pasangan calon bupati-calon wakil bupati (cabup-cawabup). Pasangan nomor urut 1 yakni A. Busyro Karim dan Ahmad Fauzi, diusung koalisi PKB-PDI Perjuangan didukung NasDem.

Kemudian pasangan cabup-cawabup nomor urut 2 adalah Zainal Abidin dan Dewi Khalifah, diusung koalisi 8 parpol, yakni Partai Demokrat, PAN, PKS, PPP, Gerindra, Hanura, Golkar dan PBB.(Hartono)


Komentar