Tak Diperbaiki, 2 Tahun Jembatan Rusak Akibat Bencana Alam

Avatar of PortalMadura.com
Penulis: RafiEditor: Hartono
Tak Diperbaiki, 2 Tahun Jembatan Rusak Akibat Bencana Alam
Kondisi jembatan rusak akibat bencana tahun 2020 (Rafi @portalmadura.com)

PortalMadura.Com, – Sudah 2 tahun rusak akibat tak diperbaiki.

Jembatan itu di Dusun Laeran, Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Baca Juga

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang Asroni menyebutkan, jembatan itu rusak sejak tahun 2020.

Pihaknya mengaku telah mengajukan untuk mendapat anggaran perbaikan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB).

Seluruh dokumen yang dibutuhkan diakui dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Sampang.

“Kami telah mengajukan dokumen untuk perbaikan jembatan Desa Daleman yang rusak kepada BNPB,” terangnya, Sabtu (24/9/2022).

Bahkan, usulan untuk perbaikan jembatan tersebut telah dilakukan revisi sesuai arahan dari BNPB.

“Kami menunggu sampai ada keputusan pemberian dana hibah untuk jembatan Desa Daleman,” katanya.

Kasi Bidang Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Sampang, Amirul Husnan telah memastikan mendapat peluang anggaran perbaikan.

Bahkan telah masuk aset daerah dan dana perbaikan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Anggaran untuk jembatan Desa Daleman mencapai Rp 2,3 miliar pada tahun 2022. Kegiatan dapat dilaksanakan pada 2023,” terangnya.

Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang, Muhammad Subhan merasa prihatin melihat warga melakukan perbaikan jembatan melalui swadaya.

“Ada titik temu untuk melakukan rehabilitasi jembatan. Kegiatan dapat dipastikan terealisasi pada tahun 2023. Kami akan kawal terus dalam pembahasan melalui komisi,” pungkasnya.(*)

Dapatkan Barang Elektronik Dengn Harga Termurah Cek >> Rekomendasi Elektronik.
Jangan Lupa Ikuti kami di Google Berita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.