Tak Lolos Verifikasi, DPC PBB Pamekasan Salahkan KPU RI

PBB
Ilustrasi
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Pamekasan – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, geram terhadap sikap KPU RI yang tidak meloloskan PBB menjadi peserta Pemilu 2019.

Ketua DPC PBB Pamekasan, Suli Faris menuding jika partainya selalu menjadi target operasi pihak tertentu yang berakibat pada didiskualifikasi sebagai peserta Pemilihan Umum (Pemilu).

“Ini bukan hanya sekali dua kali kita diperlakukan seperti ini,” paparnya, Kamis (22/22018).

Menurut pria yang menjabat sebagai wakil ketua DPRD ini, keputusan KPU RI dinilai tidak bijaksana dalam mengkaji persoalan yang terjadi di Manukwari Selatan Papua Barat, yakni enam anggota PBB yang terlambat hadir saat verifikasi faktual berlangsung.

Baca Juga:  Sumenep Kembali Raih Opini WTP

“Saya pikir KPU RI tak memahami persoalan sebenarnya. Jadi jauh panggang dari pada api,” tegasnya.

Menurutnya, keterlambatan 6 Anggota PBB dikarenakan jarak dari tempat tinggal mereka ke kantor PBB terlalu jauh hingga akhirnya keenam anggota tersebut mendatangi kantor KPUD setempat sehari pasca verifikasi faktual dilakukan.

“Kalau hanya persoalan terlambat itu bukan persoalan prinsip. Jadi, KPU harus cermat, jangan asal-asalan dalam membuat keputusan tanpa kebijakan yang jelas,” katanya.

Pihaknya kecewa karena partainya yang seringkali menjadi target operasi pihak tertentu agar tidak bisa ikut pemilu 2019. “Kami selaku kader PBB heran, kenapa partai kami yang kecil selalu menjadi target dan diperlakukan tidak adil,” ujarnya.

Baca Juga:  Sumenep Kembali Raih Opini WTP

Ditanya soal kondisi PBB Pamekasan akibat keputusan KPU RI yang dinilai sepihak tersebut, Suli meminta para pengurus dan simpatisan partai tetap optimis bahwa PBB akan kembali lolos sebagai parpol peserta pemilu 2019.

“Kita fokus dulu menjalankan program yang sudah ada sembari menunggu putusan selanjutnya, ” pungkasnya. (Hasibuddin/Nanik)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.