oleh

Tak Perlu Studi Kelayakan, Puncak Brukoh Didorong Jadi Destinasi Wisata Baru

PortalMadura.Com, Pamekasan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengapresisasi rencana pengembangan bukit Brukoh, Desa Bajang, Kecamatan Pakong sebagai destinasi wisata baru.

Ketua Komisi II DPRD Pamekasan, Hosnan Ahmadi mengatakan, seharusnya semua desa mengembangkan perekonomian masyarakatnya sesuai dengan potensinya masing-masing. Jika ada desa yang ingin mengorbitkan desanya dari sisi wisata tentunya harus memberikan ‘woro-woro’.

“Woro-woro itu kepada masyarakat dan pemerintah sebagai penentu kebijakan bahwa lokasi tersebut memiliki potensi wisata. Karena terus terang, wisata itu disamping butuh pemolesan, juga perlu punya kelebihan yang dimiliki,” katanya, Selasa (17/5/2016).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menambahkan, jika ada desa yang berani menampilkan potensi desanya harus menjadi perhatian pemerintah. Apalagi, anggaran yang dibutuhkan dalam pengembangan wisata tersebut tidak menelan dana besar, sebab kebutuhan wisata di Pamekasan masih dalam skala kecil.

“Kami siap mendukung, apalagi wisata itu untuk sementara tidak membutuhkan anggaran banyak. Kemudian memenuhi kebutuhan masyarakat akan tempat wisata di sekitarnya dengan biaya murah dan tidak terlalu jauh, yang terpenting memenuhi kebutuhannya untuk berwisata,” tandasnya.

Hosnan melanjutkan, untuk sementara pengembangan bukit brukoh tidak memerlukan studi kelayakan yang membutuhkan dana besar. Tapi dengan menggunakan common sense atau akal sehat tentang potensi alamnya. Apakah layak dikembangkan atau tidak.

“Belum apa-apa harus ada DED (detail Engenering Design) atau masterplan. Apalagi dananya untuk membuat masterplan itu cukup banyak, lantas mau dapat dari mana. Jadi, ya kembangkan dengan common sense saja dulu,” lanjut dia.

Sebelumnya, pemerintah desa Bajang Kecamatan Pakong mewacanakan puncak bukit Brukoh jadi destinasi wisata baru lantaran view alamnya yang indah dan elok. Dari atas bukit, pengunjung bisa menikmati panorama lautan, bahkan dengan mata telanjang bisa menikmati selat jawa. (Marzukiy/choir)


Komentar