oleh

Tak Taati Perda, Disperindag Klaim Bisa Sanksi Pabrik Tembakau

PortalMadura.Com, Pamekasan – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengklaim dapat menjatuhkan sanksi kepada pihak pabrik tembakau yang melanggar Peraturan Daerah (Perda).

Kepala Bidang Pengawasan Konsumen Disperindag Pamekasan, Mulyadi menjelaskan, pembelian tembakau telah diatur dalam perda nomor 4 tahun 2020 tentang tataniaga, budidaya, perlindungan tembakau Madura.

Menurutnya, diantara isi perda tersebut mewajibkan pabrikan mengajukan permohonan pemberitahuan pembelian kepada instansinya paling lambat satu minggu sebelum buka gudang.

“Ada syarat-syaratnya, kapan melakukan pembelian, kebutuhannya berapa ton, juga SIUP. Diajukan, baru nanti dapat izin pembelian tembakau,” katanya, Senin (3/8/2020).

Dia menegaskan, apabila pabrikan tidak mengikuti prosedur dengan tidak mengajukan permohonan pembelian, maka pihak gudang dapat ditindak dengan sanksi yang berlaku. Mulai sanksi teguran, hingga pemberhentian pembelian.

“Yang berhak menindak itu penegak perda, yakni Satpol PP. Tapi kita tetap berharap yang positif, pabrikan menaati perda yang ada,” pungkasnya.(*)

Penulis : Marzukiy
Editor : Oktaviana Dwi K.K
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE