Tambahan Pembangunan Pasar Pakong Dianggarkan Rp 3,2 Miliar, Tapi Masih Kurang!

Avatar of PortalMadura.com
Tambahan Pembangunan Pasar Pakong Dianggarkan Rp 3,2 Miliar, Tapi Masih Kurang!
Kepala Disperindag Pamekasan, Achmad Sjaifuddin (Foto : Marzukiy @PortalMadura.Com)

PortalMadura.Com, Pamekasan – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menganggarkan Rp 3,2 miliar untuk tambahan pembangunan kios di pasar tradisional Pakong Kecamatan Pakong tahun 2020.

Kepala Disperindag Pamekasan, Achmad Sjaifuddin mengungkapkan, anggaran tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 sebesar Rp 500 juta. Sementara sisanya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pembangunan kios itu untuk 200 pedagang yang tidak kebagian dari jumlah total 600 pedagang.

“Tempat atau kios yang ada sekarang tidak mencukupi, karena pedagang yang terdata sebanyak 600 pedagang. Sementara hanya cukup untuk 400 pedagang. Artinya, 200 pedagang tidak kebagian,” katanya, Jumat (24/7/2020).

Baca Juga:  Serangan Virus, Petambak Udang di Sumenep Merugi

Ia memprediksi, dari jumlah anggaran tersebut kemungkinan besar tidak akan cukup untuk kios 200 pedagang. Sehingga, apabila hal itu terjadi, pihaknya memperbolehkan kepada pedagang tetap berjualan di tempat penampungan sementara yang disediakan pasca kebakaran tahun 2014.

Baca Juga : Jelang Lebaran Idul Adha Harga Daging Sapi Stabil di Sumenep

“Anggaran itu masih kurang, kemungkinan 15 pedagang tidak akan kebagian kios. Makanya bagi pedagang yang tidak kebagian itu, kami perbolehkan berjualan di tempat penampungan sementara,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.