oleh

Telan Dana Rp12,5 Miliar, Terminal Kargo Tak Bisa Difungsikan

PortalMadura.Com, Pamekasan – Pembangunan terminal Kargo di Jalan Raya Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur sampai sekarang belum bisa difungsikan. Proyek tahun 2010 itu, menelan dana Rp12,5 miliar, termasuk anggaran tahun 2015.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Pamekasan, Mohammad Zakir mengatakan, untuk menyelesaikan proyek terminal, anggaran tambahan sebesar Rp5 miliar dari tahun 2013 itu masih jauh dari cukup. Sebab, jika dikalkukasi secara keseluruhan, masih membutuhkan dana total Rp 30 miliar.

“Tahun 2015 ini kita dapat tambahan dana Rp1 miliar. Tapi, mulai tahun 2013 sampai sekarang, semuanya Rp 5 miliar,” ungkapnya, Rabu (18/3/2015).

Mantan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) ini menjelaskan, dana itu berasal dari APBD provinsi dan APBD kabupaten. Saat ini tengah mengajukan tambahan dana kepada pemerintah pusat agar proyek yang dimulai tahun 2010 segera selesai.

“Untuk izin mendirikan bangunan (IMB) dan lain-lain masih belum selesai dan kita masih urus sekarang. Tapi yang kita godok duluan adalah perda. Sebab ketika nanti mau operasi harus ada perdanya,” tambahnya.

Untuk proses lelang kelanjutan proyek terminal tahun 2015 belum selesai dan diprediksi bulan ini akan rampung dan pembangunannya dilakukan secara bertahap.

“Insya-Allah target bisa operasi tahun 2016, tapi yang terpenting dikerjakan secara bertahap dan diambil fasilitas pokoknya dulu. Nanti juga akan ada tempat penyucian, tempat inap sopir dan lain-lain,” pungkasnya.

Terminal Kargo merupakan tempat transit mobil besar atau pengangkut barang, seperti truk agar tidak masuk ke wilayah perkotaan. Selama ini mobil besar menggangu arus lalu lintas yang menyebabkab beberapa titik jalan kota macet. (Marzukiy/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.