oleh

Terendam Banjir, Petani Padi Khawatir Harus Tanam Ulang

SUMENEP (PortalMadura) – Sejak sepekan terakhir ini, wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur diguyur hujan, akibatnya ratusan hektar lahan pertanian terendam banjir.

Salah seorang petani, asal Desa Kalimo’ok, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Moh Saleh mengatakan, ratusan hektar lahan padi mulai terlihat layu karena terendam banjir. Jika ditambah hujan lagi, diprediksi petani harus menanam kembali.

“Padi sudah banyak yang rusak, kalau ditambah hujan lagi pasti para petani harus menanam lagi, tentu akan menambah biaya,” kata Moh Saleh, Senin (27/01/14).

Saleh menjelaskan, jika dalam waktu tiga hari kedepan tidak hujan, padi yang terendam banjir masih bisa diselamatkan. Namun, bila hujan lagi, tanaman padi akan membusuk. Sebab padi tersebut, masih baru berumur antara tiga minggu hingga satu bulan.

“Tanaman padi itu, masih rentan mati kalau terlalu banyak air. Apalagi sudah terendam banjir selama satu minggu ini,” ujarnya.

Saat ini, para petani harus menyediakan pupuk untuk mengembalikan kondisi padi yang layu tersebut.

“Kalau tidak hujan, petani harus langsung memberi pupuk, biar pertumbuhan padinya membaik,” tnadasnya.(arif/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE