oleh

Terendam Banjir, Tanaman Padi Terancam Rusak

SAMPANG (PortalMadura) – Banjir yang merendam 106 hektar tanaman padi pada empat Dusun dan lima Desa di Kecamatan Jrengik Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur Selasa (28/1/2014), membuat para petani kuawatir dengan kondisi tanaman padinya.

Saat ini para petani mengaku hanya bisa pasrah dengan kondisi tamanan padinya yang terendam banjir. Bahkan mereka mengaku tidak yakin jika hasil panen padi pada cocok tanam musim ini akan menghasilkan gabah yang berkualitas.

“Meskipun tidak rusak total tapi kualitas buahnya akan jelek, mas!,” ujar Sulaiman (40) warga setempat, Kamis (30/1/2014)

Menanggapi hal tersebut Staf Kabid Teknik Dinas Pertanian Kabupaten Sampang Abd Sukur menjelaskan, tanaman padi yang tergenang banjir belum bisa dipastikan akan gagal panen.

“Kalau banjirya cepat surut kita pastikan tidak akan gagal panen, kecuali genangan sampai tiga hari lebih, karena jika terlalu lama terendam, batang padinya akan membusuk,” terangnya.

Sukur menambahkan, jika nanti dampak banjir menyebabkan gagal panen, pihaknya berjanji akan mengajukan bantuan kepada Pemerintah Provinsi dan Pusat untuk bibit padi baru, sehingga bisa meringankan kerugian yang dialami para petani yang gagal panen.

Berdasarkan data yang diketahui PortalMadura, dari Dinas terkait, setidaknya terdapat 106 lahan pertanian yang terendam banjir, yang tersebar pada empat Dusun dan lima Desa, diantaranya Dusun Lembung, Tekalong, Plajengan dan Long Genteng serta Desa Majengan, Taman, Penyeppen, Bergen serta Margantoko.(lora/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE