oleh

Ternyata, Anak Cenderung Lebih Kreatif daripada Orang Dewasa

PortalMadura.Com – Setiap anak memiliki tingkah dan perilaku yang berbeda-beda, ada yang suka bermain dan ada yang justru suka berdiam diri di rumahnya. Kesehariannya biasanya di isi dengan aktivitas menarik yang jarang dilakukan oleh orang dewasa. Tanpa disadari hal yang dilakukan itu bisa melebihi tingkat kecerdasan dan kreativitas dari orang dewasa.

Dilansir PortalMadura.Com, Sabtu (21/1/2017) pada laman Liputan6.Com, ada hal-hal yang dilakukan oleh anak-anak, dimana mereka memperlihatkan tentang kreatifitasnya yang tidak kalah dengan orang dewasa sebagaimana berikut ini:

Terus Mencoba Walaupun Gagal Berulang Kali
Sifat anak-anak adalah selalu ingin tahu akan segala hal baru. Itulah sebabnya jika mereka gagal anak-anak akan senantiasa terus mencoba dan mencoba lagi sampai berhasil. Hal ini akan terus mengasah kreativitasnya sampai benar-benar menemukan hal yang diinginkan.

Tidak Menggunakan Logika Berpikir
Anak kecil belum menggunakan logika dalam berpikir, melainkan menggunakan naluri atau insting dan perasaan. Anak kecil biasanya meniru apa yang dilihatnya. Dalam hal ini, logika tidak membatasi anak-anak untuk melakukan hal-hal baru di luar batas wajar, sehingga anak-anak dinilai lebih kreatif dari orang dewasa yang secara pemikirannya sudah dibatasi dengan akal logika.

iklan hari santri

Selalu Bertanya
Malu bertanya sesat di jalan, sudah pasti pepatah tersebut tidak asing lagi di telinga Anda. Orang yang berani bertanya pasti akan lebih berilmu dan juga kreatif. Anak-anak adalah pribadi yang paling suka mengajukan pertanyaan. Rasa keingintahuan anak-anak itu sangat besar dan harus terjawab. Jika tidak, mereka akan tetap bertanya sampai mendapatkan jawaban atas rasa penasaran mereka.

Terus Mencoba Hal-hal yang Kelihatannya Tidak Mungkin
Hal ini adalah gabungan dari ketiga poin di atas. Karena rasa keingintahuan mereka yang besar, anak-anak akan terus mencoba hal-hal kreatif yang kelihatannya di luar logika sewajarnya sampai berhasil, meskipun sudah gagal berulang kali. Sifat pantang menyerah dan optmisme ini yang dapat orang dewasa pelajari dari anak-anak.

Intinya, dari ke-empat hal tersebut, ada pelajaran yang perlu diambil khususnya bagi orang dewasa. Dimana dalam melakukan segala sesuatu hendaknya tidak mudah menyerah dan putus asa. Jika Anda mulai goyah hendaknya lihatlah aktivitas yang dilakukan seorang anak. Dia tetap tersenyum dan tegar dalam bermain. Hidup ini hanyalah permainan, kalau jatuh ya bangun lagi. Tetap Semangat. (liputan6.com/Putri)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.