oleh

Tersangkut Narkoba, Kader PDIP Pamekasan Terancam Dicopot

PortalMadura.Com, Pamekasan – Juanda Cahyono (45) warga Dusun Umbul II Desa Bandaran Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, yang ditangkap unit intel Kodim 0826, lantaran diduga terlibat peredaran narkoba jenis sabu terancam dicopot dari kepengurusan DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Ketua DPC PDIP Pamekasan, Zaiful Bahri mengatakan, Juanda yang pernah menjadi caleg dari partai berlambang Banteng itu saat ini menjabat sebagai wakil ketua DPC Bidang Maritim dan Kelautan. Namun, setelah memastikan adanya penangkapan oleh Kodim, pihaknya langsung menggelar rapat internal pengurus DPC.

“Sebelum menggelar rapat, kami melakukan koordinasi dengan DPD dan DPP, landasan keputusan ini adalah dari DPP melalui DPD. Keputusan kami di dalam forum adalah mengusulkan untuk menonaktifkan yang bersangkutan (Juanda) ke DPP,” katanya, Senin (27/4/2015).

Dikatakan, sesuai dengan AD ART PDIP, semua keputusan kepengurusan diserahkan kepada DPP, sehingga apapun keputusan yang diambil oleh pusat akan diterima oleh DPC PDIP Pamekasan.

“Kami justru berterima kasih kepada Kodim dengan penangkapan ini, PDIP berada di garda depan dalam penuntasan narkoba ini. Setiap ada pertemuan kami mewanti-wanti untuk menghindari narkoba,” akunya.

Pihaknya belum bisa memastikan sanksi yang akan dijatuhkan kepada yang bersangkutan. Saat ini, DPC PDIP Pamekasan hanya bersifat menunggu.

Minggu (26/4/2015), unit intel kodim 0826 Pamekasan menangkap Juanda Cahyono yang merupakan kader tulen PDIP di rumahnya saat melakukan pesta sabu bersama temannya. Namun, beberapa temannya yang berpesta barang terlarang itu berhasil kabur dari gerebekan petugas.

Selain tercatat sebagai pengguna, kader partai itu juga sebagai pengedar berdasarkan beberapa barang bukti yang diamankan petugas. (Marzukiy/choir)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.