Terungkap Identitas Pria Diduga Maling Motor Diamuk Massa

Penulis: TaufikurrahmanEditor: Hartono
Terungkap Identitas Pria Diduga Maling Motor Diamuk Massa
Motor yang diduga hendak dicuri oleh pelaku (Taufikurrahman @portalmadura.com)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Identitas pria yang diduga hendak mencuri motor di wilayah hukum Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, Kab. Sumenep, Madura, Jawa Timur, akhirnya terungkap.

Pria itu, AS (30) warga Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Sumenep. Ia sempat menjadi bulan-bulanan warga di pinggir jalan Desa Lebeng Barat, Pasongsongan, Minggu (16/1/2022).

Kapolsek Pasongsongan, Sumenep AKP Suwardi menjelaskan, pihaknya menemukan identitas pria itu berupa kartu tanda penduduk (KTP). “Itu identitasnya,” terangnya seraya mengirimkan foto sebuah KTP.

AS diduga hendak mencuri sepeda motor merk Vario 150 warna hitam dengan nomor polisi M 3811 XF milik salah seorang warga Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan.

Versi warga, pria tersebut pernah melakukan tindak pidana pencurian serupa di salah satu desa di Kecamatan Pasongsongan.

Modusnya, pura-pura membeli sepeda motor yang diawali dari perjanjian melalui media sosial. Lalu, ia mendatangi rumah warga yang hendak menjual motornya.

Setibanya di rumah warga, layaknya orang mau membeli motor, ia melihat-lihat sambil mengecek kondisi body motor. Lalu pamit untuk mencoba kondisi mesin motor. Ternyata ia membawa kabur motor warga.

“Modusnya, sama dengan yang kejadian hari ini,” kata warga yang enggan disebutkan namanya.

Awalnya, pria tersebut hendak mencoba mesin sepeda motor milik warga yang akan dijual. Dan temannya, pergi terlebih dahulu dengan alasan hendak beli rokok ke arah timur dari rumah korban.

“Ternyata motor warga itu hendak dibawa kabur,” terangnya.

Baca Juga : Jalani Perawatan Medis, Pria Diduga Maling Motor Diamuk Massa

Sebelumnya, seorang pria diamankan warga. Ia menjadi bulan-bulanan di pinggir jalan raya. Pria itu diduga hendak mencuri sepeda motor di Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep.

Peristiwa itu awalnya menyebar di aplikasi percakapan dalam bentuk video pendek.

Saya sudah curiga, temanya itu mendahului katanya untuk membeli rokok ke arah selatan. Kemudian sepedanya dinyalakan untuk lari,” suara pria dalam video itu, memberi penjelasan dalam bahasa Madura.

Warga lain menyarankan agar diserahkan kepada polisi. “Serahkan ke polisi saja,” suara seorang wanita. (*)

https://youtu.be/DYJhwJS3_34

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.