Tiga K3S di Sumenep Belum Tuntaskan Program CSR Tahun 2015

  • Bagikan
Blok Migas
ist. ilustrasi

PortalMadura.Com, Sumenep – Tiga kontraktor kontrak kerja sama (K3S) yang beroperasi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur belum menuntaskan realisasi program corporate social responsibility (CSR) tahun 2015.

Ketiga K3S itu di antaranya Kangean Energy Indonesia, Santos dan Husky Cnooc Madura Limited.

“Untuk Kangean Energy Indonesia baru mencapai sekitar 78 persen, Santos 28 persen dan Husky Cnooc Madura Limited masih dalam proses,” ungkap Humas SKK migas perwakilan Jawa Bali Nusa Tenggara, Fatah Yasin, Kamis (5/11/2015).

Menurut Fatah Yasin, belum terealisasinya program CSR secara 100 persen itu disebabkan beberapa faktor, diantaranya, harga minyak dunia yang tidak menguntungkan, sehingga perlu ada revisi anggaran program dan perlu proses sinkronisasi kebutuhan program dengan masyarakat setempat.

“Revisi CSR ini membutuhkan waktu, makanya realisasinya bisa molor. Pertengahan tahun ini program CSR baru bisa dilaksanakan,” jelasnya.

Di Sumenep ada tiga K3S migas yang telah memberikan program CSR pada masyarakat setempat yakni Santos, Kangean Energy Indonesia, dan Husky Cnooc Madura Limited (HCML).

“Salah satu bentuk program CSR itu, diantaranya berupa beasiswa pendidikan dan pemberdayaan ekonomi, pembangunan infrastruktur, pemberian bantuan perahu ke nelayan,” ucapnya.

Jika belum bisa terealisasi 100 persen pada tahun ini, program CSR itu bisa dilanjutkan pada tahun 2016, dengan catatan, tanpa mengurangi rencana CSR tahun 2016 itu sendiri.

“Kami telah meminta komitmen K3S dengan membuat surat pernyataan kesanggupan untuk menyelesaikan program CSR tersebut hingga akhir tahun 2015, kalau masih belum tuntas, bisa dilanjutkan ke tahun berikutnya,” imbuhnya.

HCML yang program CSR 2015 belum terealisasi sama sekali hingga Oktober, pihaknya optimis akan tuntas sebelum akhir tahun, karena programnya hanya satu, yakni bantuan dan pembinaan budidaya rumput laut. “Saat ini sudah proses akhir dan segera dilaksanakan bulan ini,” terangnya.

Di Kabupaten Sumenep terdapat 7 K3S yang sedang melakukan kegiatan pengeboran migas. Tiga diantaranya telah masuk tahap ekploitasi, yakni Kangean Energy Indonesia (KEI) yang mengelola Blok Pagerungan dan Terang Sirasun Batur (TSB), kemudian Santos (Madura) offshore yang mengelola Blok Maleo dan Peluang, serta Husky-Cnooc Madura Ltd (HCML) yang mengelola Blok Madura Strait. Sedangkan untuk Husky, meski telah masuk tahap eksploitasi, namun hingga kini belum berproduksi.

Empat K3S lainnya masih dalam tahap uji seismik dan eksplorasi, diantaranya Energi Mineral Langgeng (EML) mengelola blok south east madura, Petrojava North Kangean (PNK) mengelola blok North kangean, Techwin Energi Madura Ltd mengelola blok North East Madura, dan Husky Anugerah Limited mengelola blok Anugerah dan South Saobi. (arifin/choir)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.