Tiga Tahun Memimpin, Bupati Syafii Disinggung Mega Proyek

Tiga Tahun Memimpin, Bupati Syafii Disinggung Mega Proyek
dok. Gerbang Salam Pamekasan

PortalMadura.Com, Pamekasan – Dalam tiga tahun kepemimpinan Bupati Achmad Syafii dan Kholil Asy’ari (ASRI) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mendapat sorotan dari masyarakat. Utamanya terkait realisasi beberapa proyek besar yang sampai sekarang belum selesai.

Salah satunya adalah proyek pembangunan pelabuhan Internasional Batu Gerbui Kecamatan Pasean, pembangunan terminal Kargo di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Sport Center di Desa Ceguk Kecamatan Tlanakan, pembangunan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Desa Bindang Kecamatan Pasean dan beberapa mega proyek lainnya.

“Seharusnya bisa diselesaikan karena beberapa proyek itu sudah memakan tiga bupati. Yaitu sejak bupati Syafii memimpin pertama kali, terus dilanjutkan bupati Kholilurrahman dan sekarang bupati Syafii lagi. Kenapa tidak selesai,” ujar Ketua LSM LP2M Pamekasan, Heru Budi Prayitno, Rabu (11/5/2016).

Menurutnya, beberapa mega proyek yang dibiarkan terbengkalai itu harus segera diselesaikan karena dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Jika proyek tersebut berjalan, dipastikan akan menyerap tenaga kerja, apalagi ketika proyek tersebut selesai.

“Contohnya, kalau terminal bongkar muat barang (Kargo) diselesaikan, bayangkan akan ada berapa tenaga kerja yang terserap. Paling tidak di wilayah Kecamatan Tlanakan itu terserap, proyek pelabuhan dan proyek lain,” tandasnya.

Ketua forum LSM Pamekasan itu tidak menampik jika kepemimpinan bupati Syafii mendapat beberapa prestasi seperti juara catur, tenis meja dan lainnya lantaran sokongan APBD. Namun, keberhasilan tersebut tidak dapat menyerap tenaga kerja yang dapat mengurangi angka kemiskinan di bumi Gerbang Salam.

“Karena ini harapan publik, espektasi masyarakat pembangunan infrastruktur yang bisa menyerap tenaga kerja,” pungkasnya.

Perlu diingat, ASRI dilantik menjadi bupati dan wakil bupati Pamekasan pada bulan April 2013. Sehingga, per bulan April 2016 mereka tercatat sudah tiga tahun memimpin. (Marzukiy/choir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.