Tingkatkan Penegakan Perda, Pemkab Sumenep Segera Bentuk Tim Gabungan

  • Bagikan
Kepala Dinas Polisi Pamong Praja Sumenep Fajar Rahman
Kepala Dinas Polisi Pamong Praja Sumenep (Foto: Samsul Arifin)

PortalMadura.Com, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, akan membentuk tim gabungan dalam rangka peningkatan penegakan Peraturan Daerah (Perda).

“Kami sudah mengusulkan ke Bupati agar ada tim gabungan dalam rangka peningkatan penegakan perda. Rupanya, pak Bupati setuju dengan usulan itu,” kata Kepala Dinas Polisi Pamong Praja Sumenep, Fajar Rahman, Rabu (29/8/2018).

Ia menerangkan, penegakan perda tidak akan terealisasi secara maksimal tanpa adanya tim itu. Tim itu nantinya terdiri dari Dinas Polisi Pamong Praja, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Selama ini, penegakan perda itu hanya dilakukan oleh Pol PP sehingga saat berada di lapangan, kami selalu menemukan kesulitan-kesulitan. Kalau nanti yang turun itu berupa tim dari berbagai instansi maka gampang memberikan penjelasan di lapangan,” ujarnya

Ia mencontohkan kesulitan yang dialaminya saat melakukan penertiban tambak udang. Pengelola tambak udang selalu menanyakan apa yang harus dipersiapkan dalam pengurusan izin dan dampak lingkungan dalam usaha yang dikelolanya itu.

“Akibatnya, kami tidak bisa menjelaskan secara detail, karena memang bukan ahlinya. Kalau nanti ada instansi terkait yang ikut, maka pasti lebih bisa menjelaskan kepada pihak yang bersangkutan,” tegasnya.

Lebih lanjut ia mengaku, dalam penegakan perda, selama ini pihaknya selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI, terutama dalam penertiban PKL (Pedagang Kaki Lima), hotel dan rumah kos yang diduga menjadi tempat mesum.

“Meski nantinya telah terbentuk tim gabungan, kami tetap akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI saat melakukan penertiban,” tukasnya. (Arifin/Desy)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.