oleh

Tolak Kenaikan BBM, PMII Kembali Blokade Jalan Provinsi Dekat Terminal

PortalMadura.Com, Pamekasan – Puluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pamekasan, Madura, Jawa Timur kembali turun jalan akibat kecewa karena harga BBM naik Rp 2000/liter.

Massa PMII memblokade jalan propinsi tepatnya di simpang tiga dekat terminal Ceguk Pamekasan. Akibatnya kendaraan dari dua arah dialihkan ke dalam terminal. Kondisi itu berlangsung kurang lebih satu jam lamanya.

Sambil membentangkan poster kecaman terhadap pemerintahan Joko Widodo, mereka juga menggelar orasi secara bergantian sambil membakar ban bekas.

“Apapun alasannya, menaikkan BBM adalah menyengsarakan rakyat, karena akan dibarengi dengan kenaikan harga-harga sembako di masyarakat. Ini yang harus dibela,” katanya salah satu orator.

Massa terus berorasi sementara kepadatan arus lalu  lintas terus dialihkan dan polisi dari Polres Pamekasan juga terus berjaga-jaga di lokasi.

Korlap Aksi, Musyfiqul Khair mengatakan, pihaknya hanya menampung berbagai aspirasi masyarakat dan Jokowi menaikkan BBM secara sepontan dan masyarakat terkejut.

“Kami dan masyarakat jelas tidak setuju dengan naiknya BBM ini, dan kami akan terus melakukan penolakan atas kebijakan pemerintah ini yang sudah jelas membuat nangis rakyat,” jelasnya.

Menurut Musyfiq, terhadap pemerintahan Jokowi pihaknya mengaku sangat kecewa karena sudah tidak berpihak kepada rakyat kecil.

“Kami minta Jokowi mundur sebagai presiden karena telah gagal mensejahterakan rakyat, tapi justeru menyengsarakan rakyat,” tegasnya. (reiza/htn)


Komentar