Hukum  

Tolak Surat Edaran Mendagri, AMOG Kepung Pemda Sampang

Avatar of PortalMadura.com
    Bagikan:

SAMPANG (PortalMadura) – Ribuan masyarakat yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Omben Menggugat (AMOG) mengepung Kantor Pemerintah Daerah Setempat, Selasa (31/12/2013) pagi ini.

Mereka menolak surat edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang berisi himbauan agar tidak menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) selama tahun 2014 mendatang seiring dengan adanya Pemilu.

Pendemo long march dari depan Pasar Srimagunan menuju Kantor Pemda. Selain membawa berbagai macam poster dan spanduk rentang yang bertuliskan kecaman terhadap pemerintah daerah juga melakukan orasi.

Salah satu tulisan dalam spanduk ‘Pemda Menyengsarakan Masyarakat Omben’. Bahkan dalam orasinya, “Pemerintah tutup mata dalam persoalan ini. Sudah jelas-jelas surat edaran Mendagri cacat hukum, Pemerintah Daerah malah diam,” teriak Nur Hasan, Koorlap Aksi AMOG.

Baca Juga:  HANI, Bupati Sumenep Minta BNNK Gencar Sosialisasi Bahaya Narkoba

Masyarakat Kecamatan Omben membutuhkan kepemimpinan baru di pemerintahan desa. Maka, tidak ada lembaga satupun yang mempunyai kewenangan untuk melarang Pilkades di 2014 mendatang. “Sudah waktunya Pilkades digelar, kenapa harus ditunda karena hanya ada Pemilu,” tegasnya.

Mereka berasar dari, antara lain ; Desa Karang Gayam, Pandan, Kamondung, Sogian, Kebun Sareh, dan Karang Nangger. Sampai berita ini ditulis, aksi demo masih berlangsung dan dalam pengamanan aparat kepolisian setempat.(lora/htn).

Ikuti Berita Terbaru Dari PortalMadura.com di  Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.