oleh

Tradisi Lebaran, Berburu Angpao Uang Baru Ke Rumah Famili

PortalMadura.Com, Sumenep – Bagi anak-anak, perayaan lebaran Idul Fitri mempunyai nilai yang tak terlupakan, sehingga anak-anak akan getol mengajak orang tuanya mengunjungi sanak keluarganya.

Karena setiap lebaran, anak-anak akan mendapatkan suasana berbeda di rumah familinya, selain akan bertemu dengan teman-teman sebayanya, juga akan mendapatkan angpao berupa uang.

Sekalipun nominal angpao yang diberikan tidak besar, namun angpao tersebut akan dikenang sepanjang masa. Bahkan setiap saat si anak akan selalu mengajak orang tuanya untuk berkunjung.

Apalagi, angpao yang diberikan berupa uang baru yang sangat diidam-idamkan, sehingga uang tersebut akan disimpan dan tidak diperbolehkan untuk buat belanja. Uang baru akan disimpan hingga batas waktu yang tidak diketahui. Boleh untuk dibelanjakan, bila uang tersebut ditukar dengan uang lain yang nominalnya lebih besar.

“Enak pak berkunjung ke rumah famili, apalagi setiap datang ke sana selalu diberi angpao, dan uangnya baru, pasti saya simpan,” ujar Hanif (12), warga Desa Batubelah Timur, Kecamatan Dasuk, Sumenep, yang tiap tahun meluangkan waktu untuk memburu angpao, Selasa (29/7/2014).

iklan hari santri

Bagi Hanif, dalam tiap lebaran dirinya akan mendapat total angpao sebesar Rp 100-200 ribu. Angpao tersebut diperoleh dari famili yang dikunjunginya. Ada yang memberi Rp 5 ribu, ada pula yang mencapai Rp 10 ribu.

“Nilai uangnya beda-beda. Yang penting ikhlas,” katanya sambil malu-malu.

Sementara, Abd. Rahman (50), orang tua Hanif, membenarkan jika selalu mendapat angpao setiap ikut bersilaturrahim ke rumah saudara-saudaranya. Dan uang angpao yang didapat dari familinya, disimpan sendiri dan tidak diperbolehkan untuk dibuat belanja.

Karena selalu mendapat angpao setiap ikut bersilaturrahim, maka setiap lebaran selalu mengajak untuk bersilaturrahim ke rumah sanak keluarganya. Sekalipun jarak tempuhnya cukup jauh dan harus mennggunakan kendaraan bermotor.

“Setiap lebaran dia yang paling getol mengajak bersilaturrahim ke familinya,” pungkasnya.(dien/htn) harus ngutang dulu,”pungkasnya.(dien/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.