Truk Bongkar Muat di Jalan Pandian Sumenep, Keselamatan Pengendara Terabaikan

Avatar of PortalMadura.com
Truk Bongkar Muat di Jalan Pandian Sumenep, Keselamatan Pengendara Terabaikan
dok. Truk Bongkar Muat di Jalan Pandian Sumenep (Foto: Samsul Arifin)

PortalMadura.Com, Sumenep – Truk bongkar muat barang di Jalan Teuku Umar, Desa Pandian, Kecamatan Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur, membuat pengguna jalan terganggu. Tidak jarang pengendara sampai terjatuh akibat sempitnya jalan ditambah truk besar dan pick up bongkar muat di sana.

“Ini seharusnya ditertibkan, karena kondisi jalan yang sempit malah dijadikan tempat kendaraan bongkar muat barang,” keluh salah satu pengguna jalan, Ahmad Syaiful, Jumat (25/8/2017).

Bongkar muat barang itu terjadi sejak pagi hingga sore, padahal jalan tersebut merupakan akses dari sejumlah kecamatan menuju kota dan banyak dilalui pengendara.

“Instansi terkait harus segera menertibkan, karena mengganggu penggguna jalan. Kalau mau bongkar muat barang seharusnya ada lokasi khusus agar tidak mengganggu yang jalan lainnya,” terangnya.

Sementara itu, Plt Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan, Dinas Perhubungan Sumenep, Mulyadi mengatakan, pihaknya mengaku akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam penindakan hal itu. Karena Dishub hanya bertugas menghimbau kepada sopir yang melakukan bongkar muat tersebut.

“Untuk memberikan tindak secara hukum merupakan ranahnya kepolisian. Namun bukan berarti kami lepas tangan dalam hal itu,” tuturnya.

Sesuai aturan yang ada, bongkar muat di dalam kota dibolehkan pada jam-jam tertentu. Mulai pukul 06.00 hingga 16.00 angkutan barang dilarang masuk dan bongkar muat di dalam kota.

“Kami sudah sering menghimbau agar sopir tidak melakukan bongkar muat barang di jam yang dilarang, apalagi di jalan yang sempit seperti di Pandian,” tukasnya. (Arifin/Putri)

DAPATKAN UPDATE BERITA LAINNYA DI

google news icon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.