oleh

Tujuh Guru SMP dan SD di Sampang Reaktif Covid-19

PortalMadura.Com, Sampang – Tujuh tenaga guru di lingkungan lembaga pendidikan Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur mengalami reaktif setelah menjalani rapid test.

Pelaksana tugas (Plt) Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang, Agus Mulyadi menyampaikan, ada 170 guru yang melaksanakan uji coba Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah.

Mereka mengajar di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kecamatan Torjun sampai dua pekan. Para guru dilakukan rapid test untuk mendeteksi gejala penyakit guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Hasil rapid test, lima guru dari SMP dan dua guru SD di Kecamatan Torjun reaktif,” katanya, Rabu (9/9/2020).

Terhadap tujuh guru tersebut, langsung melakukan swab test dan isolasi mandiri di rumah masing-masing. “Swab test diperkirakan keluar dua sampai tiga hari ke depan,” terangnya.

Bagaimana proses KBM siswa SMP dan SD di Torjun itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang, Nor Alam mengaku, jika proses pembelajaran tatap muka tetap berjalan dengan pengawasan lebih ketat.

“Kami tetap melarang tujuh guru yang reaktif Covid-19 untuk datang ke sekolah,” katanya.

Menurutnya, apabila hasil swab test terhadap tujuh guru dinyatakan positif terpapar virus corona, pihaknya akan menutup proses KBM siswa di SMP dan SD tersebut.

“Jika positif Covid-19, maka sekolah akan kami tutup,” pungkasnya.(*)

Penulis : Rafi
Editor : Oktaviana Dwi KK
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE