Ulah Kios, Petani di Sampang Beli Pupuk Urea Bersyarat

Penulis: RafiEditor: Desy Wulandari
Ulah Kios Petani di Sampang Beli Pupuk Urea Bersyarat
Ilustrasi (NET)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sampang – Salah satu petani inisial OK wilayah Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, membeli pupuk Urea dengan syarat tertentu di salah satu kios.

Ia mengaku harus membeli pupuk non subsidi 1 kilogram jenis Petro Cas seharga Rp 10 ribu untuk dapat membeli pupuk Urea satu sak atau 50 kilogram dengan harga Rp 135 ribu.

“Saya mau beli satu sak pupuk Urea 50 kilogram masih ada syarat. Yaitu, harus membeli pupuk Petro Cas 1 kilogram dengan harga Rp 10 ribu di kios,” ungkapnya, Rabu (26/1/2022).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang, Suyono menyampaikan, pemerintah daerah telah menyiapkan pupuk kimia dan organik sesuai harga dan ketentuan.

Baca Juga:  Sumenep Hadapi Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten Kreatif Kemenparekraf

Disebutkan, harga pupuk Urea Rp 2.250 per kg, pupuk SP-36 Rp 2.400 per kg, pupuk ZA Rp 1.700 per kg, dan pupuk NPK Rp 2.300 per kg. Pupuk organik jenis Granul Rp 800 per kg, serta cair Rp 20.000 per liter.

“Cantoh, harga pupuk Urea satu sak 50 kg mencapai Rp 112.500. Kios tidak boleh menjual dengan harga lebih tinggi,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan, membeli pupuk Petro Cas yang dianggap sebagai syarat untuk mendapat pupuk Urea bagi para petani tidak dapat dibenarkan dan melanggar aturan.

Dalam waktu dekat, Yono akan melakukan teguran atau sanksi terhadap distributor dan kios agar tidak mengulangi atau membuat syarat sendiri untuk menjual pupuk petani.

Baca Juga:  Demo Polres Sampang, Petani Tuntut Petugas Usut Mafia Pupuk

“Ketentuan harus membeli pupuk Petro Cas untuk mendapatkan satu sak pupuk Urea tidak ada dalam aturan. Jika distributor dan kios masih nakal, kami lakukan tindakan tegas,” tandasnya.

Menurutnya, penjualan pupuk bersubsidi telah diatur pemerintah. Distributor dan kios tidak boleh mempermainkan harga yang ditentukan.

“Jika ada kios bermain harga dapat dilaporkan untuk kami lakukan tindakan keras,” pungkasnya.(*)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.