Ulah Tikus Bikin Petani Bangkalan Resah, Selawat Burdah Jadi Andalan

Avatar of PortalMadura.com
Lahan Pertanian Desa Buluh, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan (Foto. M Saed @portalmadura.com)
Lahan Pertanian Desa Buluh, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan (Foto. M Saed @portalmadura.com)

PortalMadura.Com, Bangkalan – Para petani jagung dan kacang-kacangan di Desa Buluh, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, resah dengan ulah hama tikus.

Serangan hama tikus di malam hari membuat tanaman milik petani rusak. Petani kewalahan memberantas tikus di lahan sekitar 20 hektare.

Bahkan, para petani kini kompak membacakan doa dan selawat Burdah agar cepat terhindar dari serangan hama tikus.

“Sembari menjaga sawah masyarakat juga membacakan selawat Burdah di malam hari,” kata salah seorang petani setempat, Haryanto, Senin (28/9/2020).

Pria yang akrab disapa Yanto ini mengaku sudah melakukan banyak cara untuk mengusir tikus, namun tidak berhasil.

“Racun tikus seperti tidak berguna. Justru tikus semakin banyak,” katanya.

Baca Juga:  KLM Cinta Kembar Hilang Kontak, Dari Kalianget Tujuan Batu Guluk Sumenep

Pembacaan selawat Burdah terus dilakukan. Rencananya, akan dilakukan hingga 7 malam.

Pihaknya berharap serangan tikus yang sudah merusak tanaman jagung dan kacang tanah cepat berakhir.

“Kalau tidak bisa diatasi, petani akan mengalami rugi besar,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.