oleh

Umat Muslim, Ini Alasannya Anda Perlu Tutup Mulut Saat Menguap Menurut Islam

PortalMadura.Com – Menguap merupakan kebutuhan biologis yang terjadi pada setiap orang untuk memasok oksigen ke otak. Namun, Islam menganjurkan untuk menahan diri dari menguap dengan mulut terbuka lebar apalagi sampai menimbulkan suara.

Maka dari itu sebagai umat muslim, Anda harus selalu mengingatkan diri sendiri maupun orang-orang terdekat untuk menjalankan sunah saat menguap. Apa itu?. Yaitu menahan diri sedapat mungkin untuk tidak menguap yakni dengan cara mengatupkan mulut, atau dengan cara menutup mulut dengan tangan saat menguap.

Sebagaimana dalam sebuah hadis: “Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan benci terhadap menguap. Maka apabila ia bersin, hendaklah ia memuji Allah (dengan mengucapkan ‘Alhamdullillah’). Dan merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mendengarnya untuk mendoakannya. Adapun menguap, maka ia berasal dari setan. Hendaklah setiap muslim berusaha untuk menahannya sebisa mungkin, dan apabila mengeluarkan suara ‘ha’, maka saat itu setan menertawakannya” (HR Bukhari).

Mengapa Allah menyukai bersin dan membenci menguap?. Imam Ibnu Hajar berkata: “Imam Al-Khathabi mengatakan bahwa makna cinta dan benci pada hadis di atas dikembalikan kepada sebab yang termaktub dalam hadis itu. Yaitu bahwa bersin terjadi karena badan yang kering dan pori-pori kulit terbuka, dan tidak tercapainya rasa kenyang. Ini berbeda dengan orang yang menguap. Menguap terjadi karena badan yang kekenyangan, dan badan terasa berat untuk beraktivitas, hal ini karena banyaknya makan. Bersin bisa menggerakkan orang untuk bisa beribadah, sedangkan menguap menjadikan orang itu malas (Fathul Baari, 10/607).

Lalu, salah satu hal yang perlu Anda lakukan saat menguap adalah menahannya sebisa mungkin atau menutupi mulut dengan tangan, sesuai dengan hadis berikut: “Bila salah seorang dari kalian menguap maka hendaklah dia menahan mulutnya dengan tangannya karena sesungguhnya setan akan masuk” (HR. Muslim no. 2995).

Lantas, bagaimana pandangan ilmiah atau kesehatan mengenai hal ini?. Para dokter di zaman sekarang mengatakan: “Menguap adalah gejala yang menunjukkan bahwa otak dan tubuh orang tersebut membutuhkan oksigen dan nutrisi; dan karena organ pernapasan kurang dalam menyuplai oksigen kepada otak dan tubuh. Hal ini terjadi ketika kita sedang kantuk atau pusing, lesu, dan orang yang sedang menghadapi kematian.

Selain itu, menguap adalah aktivitas menghirup udara dalam-dalam melalui mulut dan bukan mulut dengan cara biasa menarik napas dalam-dalam. Karena mulut bukanlah organ yang disiapkan untuk menyaring udara seperti hidung. Apabila mulut tetap dalam keadaan terbuka ketika menguap, maka masuk juga berbagai jenis mikroba dan debu, atau kutu bersamaan dengan masuknya udara ke dalam tubuh.

Oleh karena itu, datang petunjuk nabawi yang mulia agar Anda melawan “menguap” ini sekuat kemampuan, atau pun menutup mulut saat menguap dengan tangan kanan atau pun dengan punggung tangan kiri”.

Adapun bersin merupakan lawan dari menguap yaitu keluarnya udara dengan keras, kuat disertai hentakan melalui dua lubang: hidung dan mulut. Maka akan terkuras dari badan bersamaan dengan bersin ini sejumlah hal seperti debu, haba’ (sesuatu yang sangat kecil, di udara, yang hanya terlihat ketika ada sinar matahari), atau kutu, atau mikroba yang terkadang masuk ke dalam organ pernapasan.

Maka dari itu, secara tabiat, bersin datang dari yang Maha Rahman (Pengasih), sebab padanya terdapat manfaat yang besar bagi tubuh. Menguap datang dari setan sebab ia mendatangkan bahaya bagi tubuh.

“Dan atas setiap orang hendaklah memuji Allah yang Maha Suci Lagi Maha Tinggi ketika dia bersin, dan agar meminta perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk ketika sedang menguap” (Lihat Al-Haqa’iq Al-Thabiyah fii Al-Islam: hal 155). Wallahu A’lam. (ummi-online.com/Salimah)



Komentar